RADAR SIDOARJO - Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyumbangkan Rp 100 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo untuk membantu warga yang terdampak bencana.
Donasi tersebut diserahkan dalam kegiatan penggalangan dana yang digelar Pemkab Sidoarjo bersama Baznas pada acara doa bersama dan tasyakuran peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) di Parkir Timur Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Raya Lingkar Timur, Sidoarjo, Sabtu (22/8) malam.
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Pastikan Rehab SDN Kupang 4 Jabon, Siswa Mulai Terima MBG Akhir Juli
Mimik hadir menyapa masyarakat sekaligus mengikuti doa bersama untuk mendoakan keselamatan, ketabahan, dan kekuatan bagi masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah gempa bumi.
Selain donasi dari Wakil Bupati, Baznas Sidoarjo juga membuka penggalangan dana, baik secara langsung maupun daring. Petugas Baznas berkeliling di lokasi acara untuk mengajak masyarakat ikut memberikan bantuan.
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Teladani Perjuangan Mbah Kyai Kalam di Porong
Untuk memudahkan donasi, panitia menyediakan barcode QRIS berukuran besar yang ditampilkan pada tiga layar panggung. Masyarakat yang hadir dapat langsung menyalurkan bantuan melalui perangkat masing-masing.
Mimik mengajak seluruh masyarakat Sidoarjo turut menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan sekecil apa pun dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Baca Juga: Razia Bocor, Wabup Sidoarjo Minta Lokalisasi Krengseng Krian Dibongkar
“Bantuan sekecil apa pun akan meringankan beban mereka. Semoga ini juga menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.
Dia menegaskan, momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga memperkuat kepedulian dan solidaritas antarsesama.
Baca Juga: Raih Putri Berbakat I Jawa Timur, Kanaya Dapat Apresiasi Wabup Sidoarjo Mimik Idayana
“Momentum kemerdekaan ini mari kita jadikan kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Mimik juga mengajak masyarakat Sidoarjo untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan. Semangat gotong royong, kata dia, harus terus dipupuk sebagai kekuatan bersama dalam membangun Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat Sidoarjo terhadap sesama warga Indonesia yang sedang tertimpa bencana. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kepedulian dan aksi nyata bagi mereka yang membutuhkan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo