Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Jemput Bola ke Desa, Gratis Cek Kesehatan

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:54 WIB
JEMPUT BOLA: Tenaga kesehatan Rumah Sakit Pusura Candi sedang melakukan cek kesehatan gratis kepada masyarakat di Kantor Kecamatan Candi, Jumat (21/8). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
JEMPUT BOLA: Tenaga kesehatan Rumah Sakit Pusura Candi sedang melakukan cek kesehatan gratis kepada masyarakat di Kantor Kecamatan Candi, Jumat (21/8). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Rumah Sakit (RS) Pusura Candi Sidoarjo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat di Kecamatan Candi.

Tak hanya membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), rumah sakit tersebut juga aktif menyosialisasikan layanan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN.

Baca Juga: Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Sabet Radar Surabaya Awards 2026, Siap Perkuat Inovasi Digital dan Layanan Kesehatan Tanpa Libur

Upaya tersebut dilakukan RS Pusura Candi saat turut memeriahkan kegiatan lomba 17 Agustus dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Kantor Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (21/8) pagi.

Direktur Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Agus Setia Budi mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Baca Juga: MPLS Jadi Momentum Edukasi Kesehatan Mental dan Literasi Digital, RS Pusura Candi Sapa Ratusan Pelajar Sidoarjo

"Kami ikut berkontribusi untuk memeriahkan sekaligus mengambil bagian dengan membuka cek kesehatan gratis. Tujuannya agar sinergi kami dengan desa dan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Candi semakin erat," ujar Agus, Jumat (21/8).

Menurut Agus, keberadaan rumah sakit di tengah masyarakat tidak hanya sebatas memberikan layanan ketika warga membutuhkan pengobatan. RS Pusura Candi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Baca Juga: Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga lewat CFD dan Khitan Massal

Dalam kegiatan tersebut, RS Pusura Candi juga memberikan reward atau doorprize kepada peserta yang aktif mengikuti berbagai lomba dan senam. Hal itu sekaligus menjadi bagian dari kampanye untuk membudayakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik.

Selain cek kesehatan gratis, RS Pusura Candi memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sejumlah layanan unggulan yang telah dikembangkan. Salah satunya layanan poli spesialis dengan fasilitas ekokardiografi untuk pemeriksaan Ultrasonografi (USG) jantung serta treadmill.

"Untuk pasien-pasien jantung, pemeriksaan tersebut diperlukan agar bisa membantu proses diagnosis secara lebih valid," jelas Agus.

Layanan lain yang turut disosialisasikan adalah rehabilitasi medik. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan pasien yang membutuhkan pemulihan setelah mengalami gangguan tertentu, termasuk pasien pascastroke yang memerlukan terapi rehabilitasi.

Agus menyebut layanan rehabilitasi medik di RS Pusura Candi telah tersedia pada hari efektif dalam sepekan. Pihaknya berharap informasi mengenai layanan tersebut semakin dikenal masyarakat, khususnya warga di desa-desa wilayah Kecamatan Candi.

"Kami juga selalu berupaya hadir ketika desa membutuhkan dukungan. Misalnya ada kegiatan jalan sehat, kami bisa support cek kesehatan gratis, ambulans maupun tenaga kesehatan," katanya.

RS Pusura Candi, lanjut Agus, juga rutin mengikuti kegiatan kesehatan yang digelar di desa, termasuk health talk dan penyuluhan. Kepala desa dan perangkat desa dinilai memiliki peran penting sebagai kepanjangan tangan dalam menyampaikan informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengajak masyarakat untuk memahami perkembangan regulasi layanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Salah satu yang ditekankan adalah pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, masyarakat perlu mulai terbiasa menggunakan aplikasi tersebut karena dapat membantu mempercepat proses layanan.

Melalui Mobile JKN, peserta dapat melakukan pendaftaran dari rumah dan memperoleh informasi antrean tanpa harus datang lebih awal hanya untuk mengambil nomor antrean secara konvensional.

"Kami sangat mengapresiasi aplikasi BPJS ini. Kami juga ikut mengambil bagian untuk melakukan sosialisasi, termasuk kepada masyarakat yang mungkin masih belum terbiasa menggunakan Mobile JKN," tuturnya.

Ia mengakui, penggunaan layanan digital tersebut masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, terutama warga lanjut usia yang membutuhkan pendampingan. Karena itu, edukasi mengenai penggunaan Mobile JKN akan terus dilakukan agar semakin banyak peserta JKN yang dapat memanfaatkannya.

Agus menambahkan, kegiatan bersama desa dan kecamatan akan terus dilakukan sebagai bagian dari program RS Pusura Candi untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mendukung kegiatan jalan sehat di Desa Gelam, Kecamatan Candi, dengan menyediakan cek kesehatan gratis, ambulans, tenaga kesehatan, serta penyuluhan kesehatan sekaligus sosialisasi layanan rumah sakit.

"Kami ingin Rumah Sakit Pusura Candi benar-benar hadir di tengah masyarakat, memberikan layanan yang paripurna dan komprehensif, sekaligus terus mengembangkan layanan sesuai kebutuhan warga," pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
pusura tenaga keaehatan Rumah Sakit gratis Candi