Pemkab Sidoarjo Diminta KPK dan Kemendagri Berbenah

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:42 WIB
PENGAWASAN: Kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) tentang penguatan penyelenggaraan otonomi daerah dan pengelolaan keuangan daerah di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (5/8).
PENGAWASAN: Kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) tentang penguatan penyelenggaraan otonomi daerah dan pengelolaan keuangan daerah di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (5/8).

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo didorong memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. 

Pengawasan dari pemerintah pusat maupun aparat penegak hukum yang semakin ketat menjadi pengingat agar seluruh kebijakan dan program daerah dijalankan sesuai regulasi.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Jaring Sungai dan TPS3R untuk Atasi Gunungan Sampah di Sukodono

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, saat mewakili Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana dalam kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) tentang penguatan penyelenggaraan otonomi daerah dan pengelolaan keuangan daerah di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (5/8).

Fenny menegaskan, berbagai masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus menjadi perhatian serius seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Baca Juga: Pemkab Catat 16 Toko Miras Ilegal di Sidoarjo Bakal Ditutup

Menurutnya, seluruh proses pemerintahan wajib berjalan sesuai aturan agar tercipta pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan berintegritas.

"Sudah saatnya kita berubah. Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk kembali on the right track, bekerja sesuai regulasi, memperkuat integritas, dan menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama," tegasnya.

Baca Juga: Kemarau, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai, Saluran Kedunguling Jadi Prioritas Tiga Bulan

Perempuan berusia 58 tahun itu mengungkapkan, sehari sebelumnya dirinya bersama Bupati Sidoarjo Subandi dan Inspektorat Kabupaten Sidoarjo mengikuti pembahasan intensif bersama pemerintah pusat.

Seluruh rangkaian diskusi tersebut berfokus pada upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Salurkan 4 Ribu Beasiswa, Ini Pesan Bupati

"Kemarin kami bersama Bapak Bupati dan Inspektur mengikuti rangkaian pembahasan sejak pagi hingga malam. Tujuannya satu, bagaimana Sidoarjo ke depan bisa lebih baik dalam tata kelola pemerintahan. Karena itu mulai hari ini kita harus benar-benar berubah. Perbaikan tidak bisa lagi ditunda dan tidak bisa ditawar," ujarnya.

Fenny juga meminta seluruh OPD memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan kepada para narasumber dari Kemendagri. Dengan begitu, solusi yang diperoleh tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia berharap semangat perubahan terus dijaga seluruh jajaran Pemkab Sidoarjo sehingga mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin profesional dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dengan semangat, niat yang baik, dan komitmen menjalankan amanah sesuai aturan, Insyaallah kita dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, profesional, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo," katanya.

Sebagai informasi, kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) digelar Pemkab Sidoarjo bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan otonomi daerah serta pengelolaan keuangan daerah.

Hadir sebagai narasumber Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Cheka Virgowansyah yang memberikan penguatan mengenai tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, serta peningkatan integritas aparatur pemerintah daerah. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Kemendagri Sekda KPK OPD Pemerintahan