RADAR SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan organisasi sosial, keagamaan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Hal itu disampaikan Subandi saat menghadiri peringatan satu dekade Ummi Peduli di Masjid Agung Sidoarjo, Sabtu (25/7) malam.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia Bersama Bupati Sidoarjo
Di hadapan ratusan jemaah, Subandi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter, akhlak, dan kepedulian sosial masyarakat.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai moral, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga sosial dan keagamaan," ujarnya.
Subandi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun, keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Mari bersama-sama membangun Sidoarjo yang maju, sejahtera, religius, dan penuh kepedulian," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga menyampaikan apresiasi kepada Ummi Peduli yang selama satu dekade dinilai konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan dakwah yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ustadz Hanan Attaki dalam tausiahnya mengajak seluruh jemaah untuk memperkuat keimanan dengan menjaga hubungan kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Ia menegaskan, Al-Qur'an harus menjadi pedoman hidup bagi setiap muslim agar mampu menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan hati yang tenang dan penuh keberkahan.
"Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Dengan itu, insyaallah kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan hati yang tenang dan penuh keberkahan," pesannya.
Hanan Attaki berharap semangat dakwah dan kepedulian sosial yang selama ini diusung Ummi Peduli terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, budaya berbagi dan saling peduli merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang religius, rukun, dan sejahtera. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo