Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Teladani Perjuangan Mbah Kyai Kalam di Porong

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 12:25 WIB
KHIDMAT: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana beserta suami Rahmat Muhajirin berziarah dan berdoa di makam Mbah Kyai Kalam.
KHIDMAT: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana beserta suami Rahmat Muhajirin berziarah dan berdoa di makam Mbah Kyai Kalam.

RADAR SIDOARJO - Ribuan warga Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, memperingati Haul ke-69 Almarhum Mbah Kyai Kalam dan para sesepuh Kelurahan Juwetkenongo, Sabtu malam (18/7).

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipusatkan di halaman Masjid Al-Kalam dan dihadiri warga dari tiga dukuh, yakni Dukuh Juwet, Gondang, dan Kenongo.

Baca Juga: BHS dan Wabup Mimik Desak Tanggul Diperkuat, Percepatan Pembuangan Air Lumpur Porong Sidoarjo

Masyarakat membaur menjadi satu dalam lantunan doa yang dipanjatkan untuk Mbah Kyai Kalam serta para sesepuh yang telah berjasa dalam syiar agama dan pembangunan masyarakat.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana turut hadir didampingi suami Rahmat Muhajirin untuk mengikuti rangkaian doa bersama. Sebelum acara dimulai, ia juga menyempatkan diri berziarah dan berdoa di makam Mbah Kyai Kalam yang berada di samping Masjid Al-Kalam.

Baca Juga: Razia Bocor, Wabup Sidoarjo Minta Lokalisasi Krengseng Krian Dibongkar

Dalam sambutannya, Mimik mengatakan perjuangan para ulama dan sesepuh desa layak dijadikan teladan bagi generasi penerus. Menurutnya, keikhlasan, kesabaran, serta pengorbanan mereka dalam mengabdi kepada umat dan bangsa merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga.

"Kita patut mendoakan beliau-beliau. Ilmu dan pelajaran yang beliau wariskan hingga saat ini masih menjadi pegangan kita," ujarnya.

Baca Juga: Raih Putri Berbakat I Jawa Timur, Kanaya Dapat Apresiasi Wabup Sidoarjo Mimik Idayana

Mimik mengajak masyarakat Juwetkenongo untuk terus memegang teguh ajaran yang telah diwariskan Mbah Kyai Kalam dan para sesepuh. Nilai-nilai tersebut, seperti mengaji, bersholawat, dan mengabdi kepada masyarakat, harus terus dilestarikan agar menjadi bekal bagi generasi muda dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan.

"Melalui haul seperti ini, mari kita jaga tiga hal, yaitu mendoakan, meneladani, dan meneruskan apa yang dahulu beliau ajarkan, yakni mengaji, bersholawat, serta berkhidmat kepada umat dan bangsa," ajaknya.

WABUBaca Juga: Wabup Gerebek Warung Remang-Remang di Eks Tol HK Jabon Sidoarjo, Hasilnya Mengagetkan

Selain itu, Mimik juga mengajak masyarakat untuk terus merawat kebersamaan, saling mendoakan, dan saling menguatkan dalam kebaikan. Menurutnya, kegiatan haul tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para ulama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.

WABaca Juga: Wabup Sidoarjo Buka 1.000 Yatim Camp, Dorong Anak Yatim Berani Bermimpi dan Mandiri

Ia menegaskan pentingnya memiliki keyakinan yang kuat terhadap ajaran para ulama dan kiai sebagai pewaris para nabi. Dengan bekal pemahaman agama yang baik, masyarakat diharapkan mampu membentengi diri dari berbagai ajaran maupun paham yang menyesatkan.

"Dengan keyakinan yang kuat, kita dapat kembali kepada keimanan kita yang hakiki," pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Porong Ziarah Wabup Mimik Idayana Makam