RADAR SIDOARJO - Proyek strategis nasional Flyover Gedangan terus menunjukkan perkembangan positif.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan tahapan pembebasan lahan, koordinasi teknis, hingga persiapan anggaran berjalan sesuai rencana.
Dari total 122 bidang lahan yang dibutuhkan, sebanyak 106 bidang telah dinyatakan clear, sementara 16 bidang lainnya masih dalam proses melengkapi dokumen administrasi.
Perkembangan tersebut dipaparkan dalam rapat evaluasi progres pembangunan Flyover Gedangan di Ruang Opsroom Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sidoarjo, Kamis (16/7).
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyempurnakan Surat Keputusan (SK) tim serta memetakan seluruh tahapan yang harus diselesaikan sebelum memasuki proses transaksi pembebasan lahan.
"Tahapan-tahapan ini sudah kita petakan semuanya, mulai pengukuran, appraisal, sampai persoalan di lapangan. Mudah-mudahan mulai bulan Agustus appraisal sudah keluar sehingga kita bisa mulai transaksi," ujar Subandi.
Ia menegaskan, Pemkab telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan secara bertahap agar proses pembangunan tidak terkendala.
"Terkait pembayaran ini sudah kita siapkan Rp 200 miliar. Tahun 2027 nanti kita siapkan lagi anggaran Rp 200 miliar. Mudah-mudahan flyover ini bisa segera terwujud karena ini merupakan proyek nasional yang sangat dibutuhkan masyarakat," katanya.
Subandi mengungkapkan, masih terdapat sejumlah bidang yang memerlukan identifikasi lebih lanjut. Karena itu, tim yang dipimpin Camat Gedangan terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap pemilik maupun dokumen pendukung.
"Tinggal 16 bidang yang terus kami identifikasi. Pak Camat terus bekerja untuk mengetahui pemilik, pemohon, maupun persoalan di lapangan. Kami evaluasi perkembangannya setiap tiga hari sekali," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud menjelaskan, selain pembebasan lahan, sejumlah tahapan administrasi dan teknis juga terus dikebut.
Menurutnya, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) telah rampung dan segera ditindaklanjuti dengan pembayaran ke kas negara sebelum diserahkan kepada Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang.
"PKKPR sudah selesai. Setelah pembayaran ke kas negara, langsung kami sampaikan ke Dinas PU CKTR. Siang ini juga kami berkoordinasi dengan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) dan konsultan untuk membahas desain flyover, termasuk ketinggian konstruksi dan jarak terhadap rel ganda agar tidak mengganggu operasional perkeretaapian," terang Makhmud.
Ia menambahkan, total lahan yang dibutuhkan untuk proyek Flyover Gedangan mencapai 122 bidang.
"Dari 122 bidang, yang sudah clear sebanyak 106 bidang. Tinggal 16 bidang yang belum lengkap dokumennya. Hampir semuanya sebenarnya sudah clear, hanya ada kekurangan administrasi yang harus dilengkapi para pihak," pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo