Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Badan Promosi Pariwisata Sidoarjo Siap Promosikan Wisata Mangrove Sedati sebagai Ikon Baru

Diky Putra Sansiri • Selasa, 7 Juli 2026 | 14:48 WIB

TUGAS BARU: Kepala Disporapar Sidoarjo Yudhi Irianto melantik pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
TUGAS BARU: Kepala Disporapar Sidoarjo Yudhi Irianto melantik pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mulai memperkuat pengembangan sektor pariwisata dengan membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026–2029.

Lembaga tersebut diharapkan menjadi ujung tombak promosi berbagai destinasi wisata unggulan, termasuk kawasan mangrove di pesisir timur Kecamatan Sedati yang diproyeksikan sebagai ikon wisata baru Sidoarjo.

Baca Juga: 164 Duta Wisata Desa Siap Dongkrak Pariwisata Sidoarjo

Pelantikan pengurus BPPD digelar di Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (7/7). Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Irianto, mengatakan pembentukan BPPD merupakan amanat regulasi sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat branding dan promosi pariwisata daerah.

"Keberadaan Badan Promosi Pariwisata Daerah memang secara legalitas harus dibentuk di setiap kabupaten dan kota. Harapan kami, mitra ini bisa menjadi ujung tombak pemerintah dalam meningkatkan promosi pariwisata. Promosi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah," ujarnya.

Baca Juga: Bambang Haryo Soekartono Raih Penghargaan Politisi Peduli UMKM dan Pariwisata di Radar Surabaya Award 2025

Menurut Yudhi, Pemkab Sidoarjo saat ini tengah mengembangkan berbagai potensi wisata, mulai dari wisata pesisir, wisata edukasi, wisata industri, wisata religi, museum, hingga wisata bahari. Seluruh program tersebut disusun secara terpadu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) agar pengembangannya lebih terarah.

Salah satu destinasi yang menjadi fokus pengembangan adalah kawasan Curah Asmoro di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati. Kawasan ini menawarkan wisata susur sungai di tengah hutan mangrove yang masih alami dengan panorama khas pesisir.

Baca Juga: Susun Pengembangan Wisata hingga 2045, Diharapkan Jadi Panduan Utama Perencanaan Pariwisata di Sidoarjo

Tak hanya itu, kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai biota laut yang menjadi daya tarik tersendiri, seperti ubur-ubur dan hiu tutul yang kerap muncul pada periode Januari hingga Juni.

"Potensi paling unik yang kita miliki adalah wisata susur sungai di kawasan mangrove. Di sana ada ubur-ubur dan hiu tutul yang muncul pada Januari hingga Juni. Ini yang harus mampu dibranding oleh teman-teman BPPD agar menjadi daya tarik wisata Sidoarjo," jelasnya.

Baca Juga: Dorong Inovasi Desa, Plt Bupati Sidoarjo Kukuhkan 343 Duta Pariwisata

Yudhi menilai Curah Asmoro memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan. Selain menyuguhkan keindahan alam, kawasan tersebut diyakini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir melalui sektor pariwisata.

Karena itu, ia berharap BPPD mampu menghadirkan strategi promosi yang lebih kreatif dan inovatif agar potensi wisata Sidoarjo semakin dikenal masyarakat luas.

"Salah satu upayanya adalah membangun kolaborasi dan sinergi program. Jadi antara pemerintah dengan BPPD saling terhubung sehingga kebutuhan pengembangan pariwisata yang mendesak di Sidoarjo bisa dijalankan bersama," katanya.

Yudhi mengakui Sidoarjo memang tidak memiliki bentang alam pegunungan seperti sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Namun, ia optimistis potensi wisata yang dimiliki dapat bersaing apabila dikemas dengan branding yang kuat dan promosi yang berkelanjutan.

"Harapannya Sidoarjo menjadi daerah tujuan wisata yang mampu bersaing, bukan lagi hanya dikenal sebagai daerah penyangga Kota Surabaya," tegasnya.

Melalui pembentukan BPPD, Pemkab Sidoarjo optimistis promosi destinasi wisata akan semakin terarah, memperkuat identitas pariwisata daerah, sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Ikon #badan #mangrove #promosi #Pariwisata