RADAR SIDOARJO - Program Digital Jayandaru Tax Prize (Dijapri) terbukti mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mendongkrak penerimaan pajak daerah di Kabupaten Sidoarjo.
Selama program berlangsung, penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor makanan dan minuman, hotel, hiburan, serta parkir meningkat rata-rata Rp 500 juta hingga Rp 900 juta setiap bulan.
Baca Juga: Wabup Apresiasi Layanan BPPD di CFD Sidoarjo, Permudah Warga Bayar Pajak
Puncak pengundian hadiah Dijapri digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-alun Sidoarjo, Minggu (28/6) pagi. Satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama hingga berbagai hadiah elektronik dibagikan kepada masyarakat yang mengunggah struk transaksi melalui aplikasi Dijapri.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Dijapri setiap kali melakukan transaksi di tempat usaha yang telah bekerja sama dengan BPPD.
Baca Juga: BPPD Sidoarjo Buka Layanan Konsultasi Pajak Gratis
"Ini salah satu kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dari rakyat kembali lagi untuk rakyat. Setiap menerima struk, segera diunggah di aplikasi Dijapri," kata Mak Mimik sapaan akrabnya.
Mimik berharap sosialisasi program terus diperluas agar semakin banyak masyarakat mengetahui manfaat aplikasi tersebut. Menurutnya, pelaku usaha, khususnya UMKM, juga perlu aktif mengingatkan pelanggan untuk mengunggah struk transaksi.
Baca Juga: BPPD Sidoarjo Buka Layanan Pajak di CFD Alun-Alun, Capai 206 Transaksi dalam Sehari
"Saya mohon BPPD sering-sering sosialisasi. Pelaku usaha juga harus mengingatkan pelanggan, setiap menerima struk langsung diunggah di Dijapri," ujarnya.
Ia optimistis hadiah yang diberikan ke depan akan semakin besar apabila penerimaan pajak daerah terus meningkat.
"Insyaallah, tergantung pendapatan kita. Mudah-mudahan semakin meningkat," tambahnya.
Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo Noer Rochmawati menjelaskan, program tersebut telah berlangsung sejak 25 Desember 2025 hingga 26 Juni 2026.
Selama periode itu, masyarakat diberi kesempatan mengunggah struk transaksi dari restoran, hotel, parkir, bioskop maupun tempat hiburan yang telah terintegrasi tax monitoring system (taxmon).
"Jadi kegiatan hari ini merupakan puncak undian Dijapri. Masyarakat kami beri kesempatan mengunggah struk makan, minum, menginap, parkir, sampai nonton bioskop. Semua dilakukan secara digital dan hari ini diundi," ujarnya.
Menurut Noer, sistem digital membuat proses pengundian lebih transparan dibanding sistem kupon konvensional. Seluruh proses disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan BPPD sehingga dapat disaksikan masyarakat secara luas.
"Kalau biasanya undian manual harus isi kupon, sekarang semuanya dilakukan secara digital. Yang tidak hadir pun tetap berpeluang menang selama datanya lengkap," katanya.
Sementara itu, Pejabat Fungsional Pemeriksa Pajak Ahli Muda sekaligus Sub Koordinator Pengendalian Pajak BPPD Kabupaten Sidoarjo Hermadi Listiawan mengungkapkan, program tersebut memberi dampak signifikan terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah.
"Alhamdulillah dari kegiatan ini pendapatan pajak kita meningkat rata-rata antara Rp 500 juta sampai Rp 900 juta per bulan dibanding tahun lalu," jelasnya.
Lulusan Terbaik Magister Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya tahun 2024 itu mengatakan, selain memberi kesempatan masyarakat memperoleh hadiah, aplikasi Dijapri juga menjadi sarana pengawasan pembayaran pajak oleh pelaku usaha.
Setelah struk diunggah, masyarakat dapat mengetahui apakah pajak yang dibayarkan benar-benar telah disetorkan ke kas daerah.
"Kalau statusnya valid berarti uang pajaknya terekam masuk ke daerah. Kalau masih missing berarti belum masuk dan itu bisa menjadi bahan pengawasan bersama," terangnya.
Saat ini terdapat 359 objek pajak yang telah terpasang taxmon dan bergabung dalam program Dijapri, meliputi restoran, hotel, tempat hiburan, hingga lokasi parkir. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Bank Jatim Cabang Sidoarjo. Pimpinan Bank Jatim Cabang Sidoarjo Suyatno menegaskan pihaknya siap mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, termasuk peningkatan penerimaan pajak daerah.
"Bank Jatim Cabang Sidoarjo selaku bank milik pemerintah daerah siap mendukung program Pemkab Sidoarjo. Salah satunya dengan memberikan hadiah utama berupa sepeda motor," ujarnya.
Menurut Suyatno, apabila program terus berkembang, Bank Jatim siap menambah dukungan hadiah pada pelaksanaan berikutnya.
"Ke depannya kita upayakan membantu agar pendapatan daerah semakin meningkat dan hadiahnya juga semakin banyak," katanya.
Dalam pengundian kali ini, hadiah utama yang paling dinantikan, yaitu satu unit Sepeda Motor Vario 160, berhasil disabet oleh Yanuar Adi Kurniawan yang memiliki nomor HP 6287xxxx113.
Selain hadiah utama, keceriaan juga dirasakan oleh para pemenang hadiah elektronik. Untuk kategori Televisi Aqua Android TV 43 inchi, hadiah berhasil dibawa pulang oleh Yuni Rismawati (6283xxx080).
Sementara itu, empat unit Televisi Polytron Google TV 32 inchi jatuh kepada: Fadhil Abdillah (6283xxx161), Fafan Nurdi Achmad, S.H (6281xxx300), Dahlia Wicahyuni (6281xxx175), Hana Nathasia (6285xxx762)
Di kategori gawai, dua unit Smartphone Redmi Note 14 sukses dimenangkan oleh Lutfi Farid Kurnianto (6282xxx786) dan Agus Mahrowi (6281xxx255).
Tak kalah seru, beberapa peralatan rumah tangga juga dibagikan kepada belasan pemenang. Hadiah Kipas Angin berhasil didapatkan oleh, Muhammad Riski (6282xxx011), Khairina Dhea Audra (6282xxx754), Eko virsaitang hemagus (6285xxx722), Khusnul Khotimah (6288xxx930)
Sebagai penutup, tiga unit Rice Cooker diserahkan kepada tiga orang pemenang beruntung, yaitu Dhani Ismunarto (6281xxx717), Wahyuningtyas (6282xxx165), dan Gabriella Tanu Feby Briliani (6287xxx617). (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista