RADAR SIDOARJO - Di saat ribuan jemaah haji mulai kembali ke Tanah Air, empat jemaah asal Kabupaten Sidoarjo masih harus menjalani perawatan di Arab Saudi. Mereka belum dapat mengikuti jadwal kepulangan karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk melakukan penerbangan jarak jauh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan hingga Selasa (23/6), terdapat empat jemaah asal Sidoarjo yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Baca Juga: Dua Jemaah Haji Sidoarjo Meninggal Usai Pulang ke Tanah Air, Satu Wafat di Makkah
Keempat jemaah tersebut yakni Sadijah Burhan, 87, dari Subkloter 57; Mufid Ismun, 85, dari Subkloter 56; Dwi Rukmini Rahayu, 66, dari Subkloter 59; serta Luluk Masudah, 54, dari Subkloter 71.
Eliana menjelaskan, kondisi para jemaah tersebut tidak disebabkan penyakit berat. Penurunan kesehatan lebih banyak dipengaruhi faktor usia, kelelahan, serta kondisi fisik setelah menjalani rangkaian ibadah haji.
“Tidak ada riwayat penyakit berat. Memang penurunan kondisi lebih karena faktor lanjut usia (lansia),” ujar Eliana.
Ia menambahkan, kepulangan keempat jemaah tersebut masih menunggu rekomendasi dari otoritas kesehatan Arab Saudi. Mereka baru dapat diterbangkan kembali ke Indonesia setelah dinyatakan memenuhi syarat laik terbang.
“Menunggu keputusan laik terbang dari sana (Arab Saudi), baru bisa ditentukan kepulangannya,” katanya.
Selama masa perawatan, para jemaah tetap mendapatkan pendampingan dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pendampingan akan terus dilakukan hingga kondisi mereka membaik dan proses kepulangan dapat dilaksanakan.
Baca Juga: Wamenhaj Tinjau Makkah Route di Bandara Juanda Sidoarjo, Soroti Pelaksanaan DAM Jemaah Haji
“Petugas dari PPIH Arab Saudi akan mendampingi selama proses perawatan sampai kepulangan,” jelasnya.
Sementara itu, Eliana mengimbau jemaah haji Sidoarjo yang masih berada di Tanah Suci agar menjaga stamina menjelang perjalanan pulang. Jemaah diminta memperbanyak waktu istirahat, menjaga pola makan, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
“Lebih banyak istirahat, menjaga pola makan, dan memperbanyak minum air putih agar proses pemulihan setelah haji dan perjalanan jauh bisa maksimal,” tuturnya.
Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji asal Sidoarjo kini hampir selesai. Eliana menyebut masih tersisa satu kloter besar yang belum kembali ke Tanah Air.
“Untuk kloter besar Sidoarjo tinggal Kloter 116 yang direncanakan pulang pada Rabu, 1 Juli 2026,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista