Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dampak MBG, Peternak Telur Ayam di Sidoarjo Semakin Banyak, Harga Anjlok

Diky Putra Sansiri • Minggu, 21 Juni 2026 | 15:27 WIB
MENJERIT: Peternak ayam petelur di Sidoarjo mengeluhkan harga telur yang terus turun.
MENJERIT: Peternak ayam petelur di Sidoarjo mengeluhkan harga telur yang terus turun.

RADAR SIDOARJO - Harga telur ayam di tingkat peternak kembali mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat para peternak ayam petelur di Sidoarjo harus menghadapi tekanan karena harga jual saat ini belum mampu menutup biaya produksi secara maksimal.

Saat ini, harga telur di tingkat kandang berada di kisaran Rp 23.500 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah harga ideal yang diharapkan peternak, yakni sekitar Rp 26.500 per kilogram.

Baca Juga: Gudang Telur di Gebang Sidoarjo Terbakar, Dua Unit Damkar Dikerahkan

Peternak ayam petelur asal Sidoarjo, Sutikno, mengatakan penurunan harga terjadi akibat melimpahnya pasokan telur di pasaran atau oversupply.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari meningkatnya permintaan telur saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan. Kenaikan harga saat itu membuat banyak pelaku usaha tertarik menambah populasi ayam petelur.

Baca Juga: Rayakan Paskah, Anak-Anak Antusias Ikuti Lomba Hias Telur di Hotel Swiss Belinn Juanda Sidoarjo

“Waktu MBG dimulai, harga telur sempat naik. Akhirnya banyak pengusaha yang menambah populasi dan masuk ke usaha ayam petelur. Dua bulan terakhir menjadi puncaknya karena banyak ayam mulai produksi dan panen telur, sehingga terjadi kelebihan pasokan,” ujar Sutikno, Minggu (21/6).

Melimpahnya produksi telur membuat harga di tingkat peternak terus mengalami tekanan. Di sisi lain, biaya produksi juga masih tinggi, terutama untuk kebutuhan pakan yang mengalami kenaikan akibat pengaruh nilai tukar dolar.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Ancam Produksi Telur Asin di Kampung Bebek Candi Sidoarjo

Sutikno berharap pemerintah dapat turun tangan untuk membantu menjaga kestabilan harga telur agar peternak tidak semakin terbebani.

“Harapan kami pemerintah bisa membantu menstabilkan harga telur. Harga sekitar Rp 26.500 per kilogram sudah cukup baik dan bisa membantu peternak bertahan,” katanya.

Baca Juga: Atasi Masalah Stunting, Plt Bupati Sidoarjo Subandi Bagikan Daging dan Telur Ayam

Menurutnya, kestabilan harga sangat penting agar keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur tetap terjaga, sekaligus menjaga ketersediaan telur bagi masyarakat. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Harga #Ayam #Mbg #telur #Pengusaha