RADAR SIDOARJO - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Matahari Lama, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (20/6) dini hari.
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil Mitsubishi Pajero tersebut mengakibatkan seorang penumpang sepeda motor meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Truk Tangki Oleng, Tabrak Dua Motor, Mahasiswi Asal Tarik Meninggal di Krian Sidoarjo
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Dr. Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.Si., melalui Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Yudhi.
Baca Juga: Laka Dua Truk di Bypass Krian Sidoarjo, Satu Sopir Meninggal
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai MDA (37), warga Desa Sepande, Kecamatan Candi, melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Gajah Mada.
Saat berada di depan Matahari Lama, sepeda motor tersebut diduga tertabrak dari belakang oleh mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan AFR (29), warga Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, yang melaju searah.
Baca Juga: Lansia Ditemukan Meninggal di Gubuk Krengseng Krian Sidoarjo
Benturan keras mengakibatkan penumpang sepeda motor, IR (39), warga Desa Sepande, Kecamatan Candi, mengalami luka berat.
Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka ringan.
Baca Juga: Mantan Kades Entalsewu Sidoarjo Meninggal Dunia saat Proses Banding Kasus Korupsi
AKP Yudhi menambahkan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta di lapangan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menganalisis barang bukti yang telah diamankan.
“Dari hasil awal olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan diduga terjadi karena kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan Pajero saat berkendara. Namun demikian, seluruh faktor penyebab masih kami dalami untuk memastikan kronologi secara utuh,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan disiplin berlalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa dapat dicegah,” pungkas AKP Yudhi. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista