RADAR SIDOARJO - Cita-cita takmir Masjid Al-Husna Perum Mutiara Citra Asri (MCA), Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo memiliki ambulans akhirnya terwujud.
Pasutri warga MCA, Suyudi dan sang istri Hj. Setiowati mem-wakafkan satu unit ambulans, gress, keluaran dari dealer. Lengkap dengan seluruh peralatannya standar sebuah ambulans.
Serah terima ambulans tersebut dilakukan di masjid Al-Husna, Sabtu malam 13 Juni 2026 yang dihadiri seluruh pengurus masjid, para jamaah dan warga MCA.
Acara serah terima ambulans tersebut semakin meriah dengan penampilan musik banjari.
Hj. Setiowati dalam sambutannya tidak bisa membendung rasa haru karena dapat berpartisipasi dalam pengadaan ambulans tersebut.
"Masalah medis adalah sangat penting, karena itu semoga dengan adanya ambulans ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Baca Juga: Warga MCA Cluster Taman Apsari, Boro Tanggulangin, Sidoarjo Bersemangat Kerja Bakti Massal
Dia berharap ambulans ini tidak hanya sekedar alat transportasi, tetapi juga menjadi jalan keluar meringankan beban masyarakat dan membawa manfaat yang seluas-luasnya.
"Semoga setiap putaran roda dan setiap perjalanan ambulans ini kelak menjadi ladang amal ibadah serta sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi kita semua," kata Hj. Setiowati.
Dia juga menitipkan pesan agar ambulans ini dirawat dengan baik dan dapat dimanfaatkan seluruh warga.
Ambulans ini diwakafkan untuk tiga orang yakni Suyudi, Hj. Setiowati dan almarhumah Soegiharti.
Ketua takmir Masjid Al-Husna Drs. H. Wahyudin., M.Pd.I mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas ketulusan Suyudi dan Hj Setiowati mem-wakafkan ambulans tersebut.
"Ini jarang terjadi ada orang yang mem-wakafkan ambulans," kata Wahyudin.
Menurutnya, ambulans ini dapat digunakan untuk semua kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Diantaranya untuk antar jemput orang sakit atau pasien, mengantar jenazah dan kegiatan sosial lainnya seperti penanggulangan bencana alam.
"Ambulans ini gratis, stand by 24 jam. Bagi yang mampu dapat memberikan infaq seikhlasnya," tambah Wahyudin. (lik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista