Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Balap Liar Masih Marak, Ini Perkembangan Proyek Sirkuit di Sedati Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Minggu, 7 Juni 2026 | 11:54 WIB
BERBAHAYA: Balap liar masih sering terlihat di kawasan Sidoarjo.  
BERBAHAYA: Balap liar masih sering terlihat di kawasan Sidoarjo.  

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mematangkan rencana pembangunan sirkuit balap di kawasan Sedati.

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 20 hektare itu tidak hanya menyediakan lintasan drag race (trek lurus), tetapi juga akan dilengkapi fasilitas road race yang ditargetkan rampung pada 2028.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Subandi Kenang Masa Herex di Jalan Raya, Ajak Pecinta Motor 2 Tak Tinggalkan Balap Liar

Keberadaan sirkuit tersebut diharapkan menjadi wadah resmi bagi para penghobi balap motor sekaligus menjadi solusi untuk menekan maraknya aksi balap liar yang masih kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, pembangunan sirkuit akan dilakukan secara bertahap. Lintasan drag race ditargetkan sudah dapat digunakan pada 2027, sedangkan pembangunan kawasan sirkuit secara keseluruhan, termasuk fasilitas road race, dituntaskan pada 2028.

Baca Juga: Bupati Subandi Siapkan Lomba Balap Merpati Nasional, Tegaskan Sidoarjo Harus Bebas Judi

"Nanti sirkuit ini tidak hanya digunakan untuk herex drag race atau trek lurus saja. Ke depan kami ingin mengembangkan seperti di beberapa daerah di Jawa Tengah yang juga memiliki fasilitas road race. Kalau desain dan perencanaannya sudah selesai, akan kami paparkan," ujar Subandi.

Menurut dia, proyek tersebut mulai memasuki tahap pelaksanaan pembangunan pada 2027. Luas lahan yang mencapai 20 hektare dinilai cukup untuk mengembangkan berbagai fasilitas olahraga otomotif yang representatif.

Baca Juga: Antisipasi Balap Liar di Taman Sidoarjo, Patroli Ramadan di Tanjungsari

"Targetnya tahun 2027 sudah mulai ada pelaksanaan pembangunan dan tahun 2028 selesai secara keseluruhan. Namun, untuk trek lurus diharapkan sudah bisa digunakan pada 2027," katanya.

Subandi menegaskan, sirkuit tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas otomotif di Sidoarjo sekaligus menarik komunitas balap dari berbagai daerah.

Baca Juga: Disporapar Sidoarjo Siapkan Rencana Pembangunan Sirkuit Balap, Anggaran Capai Rp 5 M

"Dengan lahan seluas 20 hektare ini, kami ingin menyediakan fasilitas yang memadai dan menjadi tempat berkumpul bagi para pecinta balap motor di Kabupaten Sidoarjo," ungkapnya.

Baca Juga: Tegur 50 Pengendara Terindikasi Balap Liar di Pucang dan Waru Sidoarjo

Ia menjelaskan, konsep sirkuit yang tengah disiapkan tidak hanya berfokus pada drag race. Berbagai cabang olahraga balap motor juga akan mendapatkan ruang dan fasilitas yang memadai sehingga dapat berkembang secara positif, aman, dan terarah.

"Jadi tidak hanya herex drag race, tetapi juga ada fasilitas untuk berbagai cabang balap motor lainnya," tambahnya.

Lebih jauh, Subandi berharap keberadaan sirkuit tersebut dapat menjadi alternatif bagi para pembalap muda yang selama ini menyalurkan hobinya di jalan umum.

"Harapan kami, Sidoarjo bisa menjadi rumah bagi para pecinta balap motor. Yang terpenting, teman-teman yang selama ini melakukan balap liar di jalanan bisa kami fasilitasi dengan tempat yang aman dan resmi sehingga tidak lagi balapan di jalan raya," tegasnya.

Dengan hadirnya sirkuit balap resmi di Sedati, Pemkab Sidoarjo berharap aktivitas balap yang selama ini kerap berlangsung di jalan umum dapat beralih ke arena yang lebih aman, terkontrol, dan memenuhi standar keselamatan. Selain menjadi sarana pembinaan pembalap muda, keberadaan sirkuit tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sport tourism serta menggerakkan perekonomian daerah di masa mendatang. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Sirkuit #Balap Liar #Sedati #Proyek #perkembangan