Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Warga Gempolsari Masih Krisis Air Bersih, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Tangki PDAM

Diky Putra Sansiri • Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB
BUTUH PERHATIAN: Kawasan Gempolsari hingga saat ini masih kekurangan air bersih dampak semburan lumpur. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BUTUH PERHATIAN: Kawasan Gempolsari hingga saat ini masih kekurangan air bersih dampak semburan lumpur. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Dua dekade setelah semburan lumpur Porong pertama kali muncul pada 29 Mei 2006, sebagian warga yang tinggal di sekitar area terdampak masih merasakan dampaknya hingga kini.

Salah satunya warga Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, yang terus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih karena air sumur mereka sudah tidak layak digunakan.

Baca Juga: Warga Gempolsari Sidoarjo Masih Dihantui Banjir dan Tanah Amblas Dampak Semburan Lumpur

Air sumur warga berubah menjadi asin, berwarna kekuningan, dan mengeluarkan bau tidak sedap sejak tragedi lumpur terjadi. Kondisi tersebut memaksa warga membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga mencuci.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan siap mengirim bantuan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) jika memang dibutuhkan warga.

Baca Juga: 20 Tahun Semburan Lumpur Sidoarjo, Penderitaan Warga Gempolsari Soal Air Bersih Belum Berakhir

“Kalau memang membutuhkan air bersih, nanti kita kirim dari PDAM. Kita kirim tangki dan lain-lain, kita siapkan,” ujar Subandi ke Radar Sidoarjo, Minggu (31/5).

Ia mengaku akan segera mengecek kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan PDAM untuk memastikan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

Baca Juga: Warga Korban Lumpur Sidoarjo Reuni saat Salat Idul Adha di Sekitar Tanggul

“Kita coba nanti kita cek. Kalau itu dibutuhkan ya kita siapkan hari ini. Nanti PDAM kita telepon, biarkan nanti tangki-tangki itu untuk menyiapkan di sana,” katanya.

Subandi menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca Juga: Lumpur Porong Sidoarjo Dua Dekade Tanpa Dokumen Baru, Ini Kata Menteri Lingkungan Hidup

“Kita banyak, barangkali ada warga kita yang kesulitan air, ya kita siapkan. Tapi hari ini nanti kita siapkan. Coba nanti kita telepon PDAM,” tegasnya.

Sebagai informasi, terdapat sekitar enam RT di Dusun Pologunting dengan rata-rata sekitar 60 rumah di setiap RT. Hampir seluruh warga mengalami persoalan serupa terkait kualitas air sumur yang tidak layak digunakan.

Dusun Pologunting sendiri berada tepat di sisi tanggul penahan lumpur. Selain menghadapi krisis air bersih yang berkepanjangan, warga juga masih dihantui kekhawatiran terhadap kondisi tanggul yang berbatasan langsung dengan permukiman mereka. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #Bersih #Lumpur #Bupati #air