RADAR SIDOARJO - Upaya mencegah praktik percaloan dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor terus digencarkan jajaran Polresta Sidoarjo.
Salah satunya melalui patroli rutin di sejumlah kantor Samsat di wilayah Kabupaten Sidoarjo, disertai imbauan kepada masyarakat agar mengurus administrasi secara mandiri.
Baca Juga: Samsat Payment Hadir di Sedati Sidoarjo, Warga Lebih Mudah Bayar Pajak Kendaraan
Kasi Propam Polresta Sidoarjo Iptu Achmad Gusairi mengatakan, patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menutup celah praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat.
“Kami secara rutin melakukan patroli dan pengawasan di area Samsat untuk memastikan tidak ada praktik calo. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jasa pihak ketiga yang tidak resmi,” ujarnya.
Baca Juga: Kantor Samsat Krian Pindah ke Trosobo Taman Sidoarjo, Ini Alasannya
Ia menambahkan, masyarakat perlu lebih waspada terhadap oknum yang menawarkan kemudahan proses dengan iming-iming penyelesaian lebih cepat.
Menurut dia, selain berpotensi menimbulkan kerugian materi, penggunaan jasa calo juga dapat menimbulkan ketidakpastian dalam proses administrasi.
“Sering kali janji cepat itu tidak sesuai kenyataan. Justru berisiko menambah biaya dan memperpanjang proses,” tegasnya.
Achmad Gusairi memastikan seluruh proses pengurusan administrasi kendaraan bermotor di kantor Samsat telah berjalan sesuai prosedur dan dilakukan secara transparan. Biaya yang dikenakan kepada masyarakat juga telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Inovasi Ganjar Pranowo di Jateng Lewat Samsat Budiman Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
“Pengurusan administrasi kendaraan di Samsat itu mudah dan sudah ada ketentuan biayanya. Jika masyarakat masih bingung terkait mekanismenya, silakan langsung berkonsultasi dengan petugas di lokasi. Jangan percaya dengan tawaran calo,” jelasnya.
Melalui langkah preventif tersebut, Polresta Sidoarjo berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk mengurus administrasi kendaraan secara mandiri. Langkah itu juga diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan publik yang bersih dan bebas dari praktik percaloan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pelayanan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo