May Day, Pemkab Sidoarjo Kawal Kuota 5 Persen Anak Buruh Masuk Sekolah Negeri

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 1 Mei 2026 | 14:50 WIB
ASPIRASI: Ribuan buruh melintasi jalanan Sidoarjo, Jumat (1/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
ASPIRASI: Ribuan buruh melintasi jalanan Sidoarjo, Jumat (1/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Ribuan buruh memadati peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Kamis (1/5).

Di tengah penyampaian aspirasi para pekerja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya memperjuangkan hak buruh, termasuk akses pendidikan bagi anak-anak pekerja.

Baca Juga: Hindari Alun-Alun Sidoarjo, Ada Rekayasa Lalu Lintas May Day 2026

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan, Pemkab Sidoarjo mendorong adanya kuota khusus sebesar lima persen bagi anak buruh untuk dapat mengakses sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP.

“Anak buruh harus ikut kami jaga agar dapat sekolah dengan baik. Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah, tinggal terus kami kawal perkembangannya sesuai instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Subandi.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas May Day 2026, Alun-Alun Sidoarjo Ditutup dan Arus Dialihkan

Menurutnya, perhatian terhadap sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga buruh di Sidoarjo. Pemkab ingin memastikan anak-anak buruh mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak tanpa terkendala akses.

Tak hanya itu, pada peringatan May Day tahun ini Pemkab Sidoarjo juga memfasilitasi keberangkatan ratusan buruh ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi di tingkat nasional.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Siapkan 1.200 Personel Amankan May Day 2026

Sebanyak 550 buruh diberangkatkan menggunakan 11 unit bus pada Kamis (30/4). Langkah tersebut disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kebebasan menyampaikan pendapat secara tertib dan damai.

“Saya berharap komunikasi yang baik antara buruh, pengusaha dan pemerintah dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan,” kata Subandi.

Baca Juga: Berani Turun di May Day untuk Penuhi Tuntutan, Khofifah Bawa Solusi Berpihak pada Buruh

Ia juga memastikan peringatan May Day 2026 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi seluruh pihak, mulai unsur pemerintah, aparat keamanan hingga organisasi buruh.

“Alhamdulillah peringatan May Day di Sidoarjo berlangsung kondusif dengan adanya doa bersama antara pemerintah dan Forkopimda,” ungkapnya.

Subandi menambahkan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal berbagai tuntutan pekerja, termasuk dorongan pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang dinilai lebih berpihak kepada buruh.

“Tugas Pemerintah Daerah adalah mengawal tuntutan buruh, di antaranya pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang berpihak pada pekerja,” tegasnya.

Selain menjadi momentum penyampaian aspirasi, peringatan Hari Buruh di Sidoarjo juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara buruh, pengusaha dan pemerintah demi menjaga stabilitas iklim investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Buruh Ribuan May Day Bupati Sekolah