RADAR SIDOARJO - Seorang pelajar berinisial RIF, warga Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, berhasil diselamatkan warga.
Dia diduga hendak mengakhiri hidup dengan melompat ke Sungai Brantas di sekitar Jembatan Rolak, Kecamatan Tarik, Kamis (30/4) siang.
Baca Juga: Enam Motor Diamankan, Polsek Taman Sidoarjo Selidiki Dugaan Hasil Curanmor
Aksi nekat tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan warga sekitar yang melihat gelagat mencurigakan korban di lokasi kejadian.
Warga kemudian bergegas mengamankan RIF sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Polsek Taman Sidoarjo Gagalkan Aksi Tawuran di Kletek, Enam Motor dan Celurit Diamankan
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Dia mengatakan, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan dengan mendatangi keluarga korban untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.
Baca Juga: Polsek Sedati dan TNI di SidoarjoTutup Lokasi Judi Sabung Ayam
“Anggota sempat mendatangi rumah keluarga RIF dan saat ini yang bersangkutan sudah kembali,” ujar Kompol Sugeng Sulistyono, Jumat (1/5).
Sugeng menjelaskan, RIF selama ini diketahui tinggal bersama neneknya di wilayah Wonokupang, Balongbendo.
Baca Juga: Cek Tanaman Jagung, Polsek Krembung Sidoarjo Dorong Ketahanan Pangan
Sementara kedua orang tuanya berdomisili di kawasan Sedenganmijen, Kecamatan Krian.
“Korban sudah dipulangkan dan saat ini berada bersama ibunya di Krian,” tambahnya.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, dugaan sementara aksi tersebut dipicu oleh tekanan psikologis yang dialami korban, terkait permasalahan keluarga antara kedua orang tuanya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Dugaan tersebut masih kami dalami. Kami juga berupaya memberikan pendampingan agar yang bersangkutan lebih tenang dan tidak kembali melakukan tindakan serupa,” jelas Sugeng. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista