Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Komisi C Minta Pembangunan Frontage Road Sidoarjo Dikebut Lagi

Diky Putra Sansiri • Selasa, 28 April 2026 | 12:08 WIB

MASIH BUNTU: Pembangunan frontage road di Jalan Raya Waru, Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MASIH BUNTU: Pembangunan frontage road di Jalan Raya Waru, Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Target ambisius pembangunan frontage road (FR) di Sidoarjo pada 2025 justru berujung pada capaian yang memprihatinkan. Dari rencana sepanjang 700 meter, realisasi di lapangan hanya mencapai 10 meter menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.

Kondisi ini langsung menuai sorotan dari Komisi C DPRD Sidoarjo. Ketua Komisi C, Choirul Hidayat, menilai capaian tersebut tidak hanya jauh dari target, tetapi juga mengindikasikan adanya persoalan serius dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek.

Baca Juga: Viral, Rumah di Tengah Jalan Frontage Road Buduran Sidoarjo Belum Dibongkar, Ini Penjelasannya

“Jika melihat tren sebelumnya, capaian bisa mencapai ribuan meter per tahun. Namun pada 2025 hanya 10 meter. Ini jelas ada yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tegas politisi yang akrab disapa Dayat itu.

Menurutnya, capaian tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya dalam mengurai kemacetan di kawasan padat kendaraan.

Baca Juga: Rumah di Tengah Frontage Road Buduran Sudah Dibongkar, Ini Kata DPUBMSDA Sidoarjo

Politisi senior dari PDI Perjuangan itu mendesak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, harus mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Rumah di Tengah Frontage Road Buduran Sudah Dibongkar, Ini Kata DPUBMSDA Sidoarjo

“Masalahnya harus dibuka secara terang. Apakah terkendala pembebasan lahan, perencanaan yang kurang matang, atau faktor teknis lainnya. Jangan sampai target hanya menjadi angka di atas kertas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dari pihak terkait agar publik mengetahui kendala utama yang menyebabkan target pembangunan gagal tercapai.

Baca Juga: Betonisasi Ruas Jalan Gedangan - Sedati Akan Terhubung Frontage Road

Dayat mengingatkan bahwa frontage road memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di Sidoarjo. Jika progres pembangunan terus melambat, potensi kemacetan akan semakin sulit diatasi.

“Frontage road ini merupakan solusi untuk mengurai kemacetan. Jika progresnya seperti ini, tentu masyarakat yang dirugikan,” tandasnya.

Komisi C DPRD Sidoarjo, lanjut dia, akan memperketat pengawasan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar lebih optimal, baik untuk program yang sedang berjalan maupun perencanaan ke depan.

“Ke depan, target harus lebih realistis namun tetap terukur. Jangan sampai target tinggi, tetapi realisasinya jauh dari harapan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sidoarjo tahun anggaran 2025, total pembangunan frontage road sejak 2021 hingga 2025 mencapai 7.778,9 meter.

Rinciannya, pada 2021 sepanjang 1.290 meter, meningkat pada 2022 menjadi 3.003,9 meter, kemudian turun pada 2023 menjadi 1.093 meter, dan kembali naik pada 2024 sepanjang 2.391 meter. Namun, capaian tahun 2025 menjadi yang paling rendah sepanjang periode tersebut. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pembangunan #Komisi C #Frontage Road #DPRD #Waru