RADAR SIDOARJO - Upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo terus digencarkan. Sepanjang April ini, sebanyak 14 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mulai diperbaiki secara bertahap melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo.
Program ini menyasar perbaikan menyeluruh, mulai dari atap, lantai hingga dinding, agar rumah warga benar-benar layak huni. Pimpinan Bidang SDM dan Sarana Prasarana Baznas Sidoarjo, Ilham, menyebut proses pengerjaan sudah berjalan dan ditargetkan selesai sesuai jadwal.
Baca Juga: Sidak Pabrik Baja, Bupati Sidoarjo Pastikan Korban Ledakan Dipastikan Tercover BPJS Tenaga Kerja
“April ini 14 perbaikan rumah sedang berjalan. Untuk rumah warga di Kureksari ini, akhir April mudah-mudahan sudah bisa dikerjakan,” ujarnya, Jumat (10/4).
Salah satu RTLH yang menjadi perhatian adalah rumah milik Umi Salamah di Desa Kureksari, Kecamatan Waru. Kondisi rumah yang memprihatinkan, ditambah pemiliknya yang tengah sakit, membuat Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (9/4).
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Amankan Rp 36 Miliar untuk Perbaikan 1.200 RTLH
Dalam kunjungannya, Subandi tidak hanya memastikan percepatan program bedah rumah, tetapi juga menyerahkan bantuan kursi roda melalui Dinas Sosial. “Tadi kita sidak, ibunya sedang sakit, alhamdulillah juga mendapat bantuan kursi roda dari Dinsos,” kata Subandi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban sekaligus mempercepat pemulihan kesehatan warga.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Serahkan Kunci Renovasi RTLH, Anggaran Rp 20-25 Juta per Rumah
“Mudah-mudahan dengan bantuan bedah rumah dan kursi roda ini, ibunya segera diberikan kesembuhan,” harapnya.
Subandi menegaskan, perbaikan rumah tidak sekadar tambal sulam, melainkan benar-benar memperhatikan aspek kelayakan hunian. Perbaikan meliputi peninggian lantai, perbaikan atap bocor, hingga penguatan dinding.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Targetkan Renovasi 164 RTLH Tahun Ini
“Kalau hujan, rumah ini sering kemasukan air. Nanti setelah diperbaiki, minimal benar-benar layak untuk ditempati,” tegasnya.
Ia juga meminta Baznas memastikan kualitas pengerjaan agar tidak perlu dilakukan perbaikan ulang di kemudian hari. “Sudah kami sampaikan ke Baznas untuk dicek betul, supaya tidak perlu diperbaiki lagi,” tambahnya.
Baca Juga: Plt Bupati Sidoarjo Sidak RTLH Warga Sebatangkara di Desa Gisik Cemandi, Ini Kondisinya
Pada 2026 ini, Pemkab Sidoarjo menargetkan perbaikan sebanyak 1.200 unit RTLH dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 36 miliar.
Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi turut didampingi Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono, jajaran Dinas Sosial, Baznas Sidoarjo, Camat Waru, Kepala Desa Kureksari, serta unsur Forkopimka setempat. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista