RADAR SIDOARJO – Proyek pembangunan RSUD Sedati akan kembali dilanjutkan setelah sempat tersendat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan rumah sakit tersebut rampung pada pertengahan Desember 2026, seiring rencana penandatanganan kontrak baru dengan pelaksana pada Mei mendatang.
Baca Juga: Progres RSUD Sedati Sidoarjo Baru Capai 13 Persen, Wabup Mimik Akan Ikut Awasi
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, memastikan proyek masih berjalan dan tidak berhenti. Namun, pengerjaan fisik saat ini belum dilanjutkan karena masih dalam tahap administrasi.
“Untuk RSUD Sedati, saat ini masih dalam proses review oleh Manajemen Konstruksi (MK) sebagai bahan tender oleh UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa),” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu (5/4).
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Subandi Soroti Pembangunan RSUD Sedati yang Masih Minus dari Target
Ia menjelaskan, tahapan tersebut menjadi dasar sebelum penunjukan kontraktor baru. Jika sesuai rencana, kontrak dengan pelaksana akan dimulai dalam waktu dekat.
“Direncanakan pada Mei sudah bisa berkontrak dengan pelaksana,” jelasnya.
Baca Juga: RSUD Sedati Ditargetkan Pemkab Sidoarjo Rampung Akhir 2025
Meski sempat mengalami keterlambatan, Dinkes optimistis pembangunan dapat dikejar sesuai target. Batas waktu penyelesaian pun telah ditetapkan.
“Maksimal pertengahan Desember harus sudah selesai. Saat ini progres pembangunan hampir 15 persen,” ungkapnya.
Baca Juga: RSUD Sedati Segera Dibangun, Dinkes Sidoarjo Perkirakan Selesai Akhir 2025
Sebelumnya, proyek pembangunan RSUD Sedati mengalami kendala serius akibat kinerja kontraktor lama, PT ATP, yang dinilai tidak memenuhi target. Kondisi tersebut membuat Dinkes Sidoarjo memutus kontrak kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Padahal, proyek ini semula ditargetkan rampung pada akhir 2025. Namun hingga April 2026, realisasi pembangunan masih jauh dari harapan.
Sebagai informasi, RSUD Sedati merupakan rumah sakit tipe D yang dibangun untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah timur dan utara Sidoarjo. Fasilitas ini nantinya akan melayani warga Kecamatan Gedangan, Sukodono, Waru, hingga Sedati.
Rumah sakit tersebut dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi dengan konsep lima blok bangunan. Gedung utama dirancang tiga lantai dengan kapasitas 50 tempat tidur.
Total anggaran pembangunan RSUD Sedati mencapai Rp 51,7 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Sidoarjo. (dik/vga)