RADAR SIDOARJO - Keluhan pengendara soal jalan rusak di Bulang, Kecamatan Prambon, akhirnya terjawab. Sebelum Hari Raya, ruas jalan yang sebelumnya berlubang dan membahayakan itu telah diperbaiki.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerjunkan tiga satuan tugas (satgas) untuk memastikan kondisi jalan tetap aman.
Baca Juga: Perbaikan Jalan di Sidoarjo Terakhir Kamis, Dilanjutkan Kembali Usai Lebaran
Sebelumnya, kerusakan jalan di depan Pegadaian itu sempat dikeluhkan karena tak kunjung diperbaiki.
Lubang sepanjang sekitar tiga meter dengan kedalaman 10–20 sentimeter dinilai cukup berisiko, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.
Baca Juga: One Way di Jalan Letjen Sutoyo Waru Sidoarjo Kembali Diterapkan saat Arus Balik Lebaran
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, memastikan bahwa perbaikan telah rampung sebelum Lebaran.
“Itu sudah dicek sama temen-temen (satgas), sudah ditambal semua, tidak ada yang lubang. Sebelum Hari Raya sudah selesai (Prambon) itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).
Baca Juga: Hari Ini, 15 Titik Jalan Rusak di Sidoarjo Diperbaiki
Ia menambahkan, meski masih terdapat beberapa titik kecil yang belum tertangani di wilayah lain seperti Krian, tim satgas terus bergerak melakukan pemantauan dan perbaikan.
“Iya, selesai semua. Memang ada sebagian kecil-kecil yang belum itu seperti di Krian, tapi temen-temen ada tiga satgas yang gerak,” jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Kemacetan Arus Mudik, Jalan Letjen Sutoyo Bungurasih Berlaku Satu Arah Mulai 18 Maret
Menurut Makhmud, keberadaan tiga satgas tersebut difokuskan untuk merespons cepat laporan kerusakan jalan serta memastikan tidak ada lubang yang membahayakan pengguna jalan, khususnya di momen arus mudik dan balik Lebaran.
Sementara itu, pengendara Prasetya sebelumnya sempat menyoroti kerusakan jalan tersebut yang dinilai luput dari program percepatan perbaikan melalui skema Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).
“Padahal bupati punya program PIWK, tapi jalan di Bulang ini masih terlewat. Saya harap segera diperbaiki,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa meskipun kerusakan tidak tergolong parah, kondisi tersebut tetap berbahaya bagi pengguna jalan.
“Meski tidak terlalu parah, tetap berbahaya, apalagi kalau bonceng anak kecil dan di sini banyak kendaraan besar lewat,” tambahnya.
Kini, setelah perbaikan dilakukan, pengendara diharapkan bisa melintas dengan lebih aman. Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kerusakan baru di titik-titik lainnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista