Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kontraktor Molor Jadi Catatan, Bupati Sidoarjo Kecewa Kualitas Rumah Pompa Kedungpeluk Candi

Diky Putra Sansiri • Senin, 2 Maret 2026 | 11:19 WIB

BERFUNGSI: Pembangunan rumah pompa Kedungpeluk Candi Sidoarjo yang sudah rampung. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BERFUNGSI: Pembangunan rumah pompa Kedungpeluk Candi Sidoarjo yang sudah rampung. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pembangunan rumah pompa Kedungpeluk di Kecamatan Candi menuai sorotan.

Meski proyek telah dinyatakan rampung, Bupati Sidoarjo Subandi mengaku belum puas dengan kualitas pengerjaannya.

Ia menilai hasil pekerjaan kurang bermutu dan masih menyisakan sejumlah bagian yang belum terselesaikan dengan baik.

Subandi menegaskan bahwa proyek yang dinyatakan selesai seharusnya benar-benar tuntas tanpa menyisakan kekurangan.

“Kalau dibilang sudah selesai, ya selesai. Cuma kegiatannya ini kurang bermutu dan kurang bagus ya. Banyak lacian yang belum selesai. Nah, karena ini dipaksakan,” ujar Subandi.

Menurutnya, keterlambatan pengerjaan menjadi salah satu faktor utama yang berdampak pada kualitas proyek. Kontraktor yang melewati batas waktu pelaksanaan otomatis dikenai denda.

Kondisi tersebut, kata dia, berimbas pada menurunnya mutu pekerjaan karena kontraktor harus berpacu dengan waktu sekaligus menanggung beban biaya.

“Wis terlambat, denda terus berjalan, nggak mungkin dapat apa-apa. Nggak mungkin dapat apa-apa kalau sudah deviasi tinggi, kerjaan terlambat, denda berjalan, ya mau nggak mau kontraktor nggak untung, jadinya buntung,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketika kontraktor mengalami kerugian, kualitas pekerjaan sulit dijaga secara maksimal.

“Kalau buntung, mau nggak mau kualitas nggak mungkin baik karena kejar mengejar dengan waktu, kejar mengejar biaya bahwa dia tidak dapat untung,” imbuhnya.

Subandi juga meminta jajaran Dinas PU untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan proyek pada 2025 kemarin.

Ia berharap ke depan proses seleksi dan pengawasan kontraktor dilakukan lebih ketat agar kualitas pembangunan infrastruktur di Sidoarjo semakin baik.

“Kita kepingin kontraktor yang bagus, yang berkualitas ya khususnya warga Sidoarjo. Warga Sidoarjo cek nyambut gawe (biar bekerja), ojo dadi penonton (jangan jadi penonton). Karena saya kepingin menggerakkan perekonomian yang ada di Sidoarjo,” tuturnya.

Selain kualitas, Subandi menekankan pentingnya ketepatan waktu dan penggunaan material yang baik dalam setiap proyek pemerintah.

“Biarkan nanti dijaga betul kualitas proyeknya, kualitas kegiatannya, bahannya bagus, tepat waktu. Ini yang penting,” katanya.

Meski mengaku kurang puas dengan hasil pengerjaan, Subandi tetap berharap Rumah Pompa Kedungpeluk dapat berfungsi optimal, khususnya dalam membantu mengurai potensi banjir di wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi.

“Meskipun kita melihat kurang puas pengerjaannya ya mau apa lagi. Mudah-mudahan nanti ke depan nggak ada seperti itu lagi,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #rampung #Pembangunan #Rumah Pompa #Bupati