Covid-19 Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Person of The Year Politika Sport & Health

Sirkuit Drag Race di Sidoarjo Dibangun Tahun Depan

Diky Putra Sansiri • 2026-02-27 11:37:50

Bupati Sidoarjo Subandi saat memberikan keterangan ke media. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
Bupati Sidoarjo Subandi saat memberikan keterangan ke media. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pembangunan sirkuit balap resmi (drag race) dimulai pada 2027 mendatang. Fasilitas ini ditargetkan rampung bertahap dalam kurun waktu lima tahun masa jabatan Bupati-Wakil Bupati.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, desain dan perencanaan teknis sirkuit telah disiapkan. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas strategis daerah untuk menekan praktik balap liar yang kerap meresahkan masyarakat, terutama di kawasan Tol HK, Jabon.

“Kami sudah punya perencanaan dan gambar sirkuit. Tahun 2027 kita bangun, targetnya selesai dalam masa jabatan lima tahun, agar anak-anak Sidoarjo punya fasilitas resmi,” ujar Subandi, Jumat (27/2).

Menurutnya, keberadaan sirkuit resmi bukan hanya menjadi wadah penyaluran hobi generasi muda, tetapi juga solusi konkret mengurangi balap liar di jalan umum yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Sidoarjo memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Sejumlah lokasi kini tengah dikaji secara teknis dan administratif, termasuk aspek kepemilikan aset pemerintah daerah.

Dalam pernyataan sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo Yudhi Irianto menyebut salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah kawasan Tol HK.

“Tol HK menjadi salah satu opsi karena tingkat kepadatan penduduknya rendah. Jadi dampaknya ke masyarakat sekitar bisa diminimalkan,” jelas Yudhi.

Selain Tol HK, sejumlah alternatif lokasi juga masuk dalam kajian, antara lain Jalan Porong–Kalisogo, area MPP, Tol Pedot, Waru, hingga Desa Lebo. Dari beberapa opsi tersebut, Desa Lebo dinilai cukup potensial dengan panjang lintasan sekitar 540 meter.

“Masih dalam tahap kajian teknis dan pengusulan,” tambahnya.

Pembangunan sirkuit balap ini merupakan bagian dari empat rencana induk (masterplan) pembangunan 2026 yang dipaparkan Bupati Subandi.

Selain sektor olahraga, prioritas lain meliputi pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan taman atau ruang terbuka hijau, serta pembenahan sistem irigasi dan normalisasi sungai.

Subandi menyebut seluruh perencanaan telah berbasis data dan pemetaan kebutuhan hingga tingkat kecamatan, yang disusun bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada 2025.

“Terkait masterplan pendidikan, semuanya sudah terdata. Kecamatan mana saja yang masih tertinggal, insyaallah tahun 2026 akan kita bangun sesuai perencanaan bersama ITS. Saya minta ini dikawal,” tandasnya.

Meski dihadapkan pada tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 450 miliar pada 2026, Pemkab Sidoarjo tetap optimistis proyek strategis, termasuk sirkuit drag race, dapat direalisasikan sesuai tahapan yang direncanakan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Sirkuit #Jabon #Drag Rice #Bupati #balap