Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Sidoarjo Sidak Lokasi, Jalan Rusak Parah di Setiabudi Krian Diperbaiki Minggu Depan

Diky Putra Sansiri • Selasa, 17 Februari 2026 | 14:38 WIB

 

RESPONS CEPAT: Bupati Sidoarjo Subandi (kaos putih) saat sidak jalan rusak di Jalan Setiabudi, Kecamatan Krian, Selasa (17/2). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
RESPONS CEPAT: Bupati Sidoarjo Subandi (kaos putih) saat sidak jalan rusak di Jalan Setiabudi, Kecamatan Krian, Selasa (17/2). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Kerusakan parah di Jalan Raya Setiabudi, tepat di depan Pasar Baru Krian, akhirnya mendapat perhatian serius dari Bupati Sidoarjo, Subandi. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (17/2), ia menegaskan tak ingin lagi melihat perbaikan setengah hati yang hanya mengandalkan tambal sulam.

Di lokasi, Subandi tampak meninjau langsung kondisi jalan yang berlubang cukup dalam. Kerusakan di jalur utama distribusi bahan pokok itu memang memprihatinkan. Sejumlah lubang menganga dengan diameter mencapai sekitar satu meter dan kedalaman kurang lebih 25 sentimeter menjadi ancaman bagi pengendara, terutama pedagang sayur, buah, dan daging yang setiap hari melintas menuju pasar.

Titik terparah berada di tikungan selatan pintu masuk pasar. Aspal di lokasi tersebut nyaris habis, menyisakan bongkahan batu besar yang membahayakan pengguna jalan.

Subandi menilai pola perbaikan sebelumnya menggunakan coldmix tidak efektif dan hanya bersifat sementara. Karena itu, ia meminta perbaikan dilakukan dengan metode overlay atau pengaspalan ulang secara menyeluruh.

“Nah ini bagaimana antisipasinya? Kita harus overlay, tidak boleh hanya tambal. Kalau tidak overlay, tidak akan bertahan. Ditambal sebentar, rusak lagi,” tegasnya di lokasi sidak.

Ia pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo segera menghitung kebutuhan anggaran agar pengerjaan bisa dimulai pekan depan. Perbaikan direncanakan sepanjang kurang lebih 500 meter.

“Silakan dihitung, kita kerjakan pakai overlay. Minggu depan sudah harus mulai dikerjakan,” ujarnya.

Menurut Subandi, pengaspalan ulang menggunakan hotmix menjadi solusi jangka menengah dengan daya tahan minimal satu hingga dua tahun, sembari menunggu program betonisasi permanen. Ia menargetkan perbaikan jalan di titik-titik krusial bisa tuntas sebelum Lebaran.

“Rabu besok saya rapatkan lagi. Mudah-mudahan kita kejar, saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan seperti ini. Saya juga kaget masih ada kondisi seperti ini, makanya Sabtu-Minggu pun kami turun untuk melihat progres di lapangan,” tambahnya.

Perbaikan akan mencakup ruas depan Kantor Telkom Krian hingga tikungan pintu masuk pasar. Selain DPUBMSDA, Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) juga diminta bergerak cepat agar penanganan awal segera dilakukan.

Optimisme bupati disambut harapan besar para pengguna jalan dan pedagang. Yuni (57), pedagang minuman yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi, mengaku kondisi jalan kerap dikeluhkan.

“Sudah sering diperbaiki, diaspal ala kadarnya. Tapi kalau hujan deras dan banjir, rusak lagi. Beberapa kali sudah diperbaiki, tetap saja rusak. Mungkin bahannya kurang bagus,” keluhnya.

Menurut Yuni, buruknya sistem drainase turut memperparah kerusakan. Setiap hujan deras, air kerap menggenang dan mengikis lapisan aspal yang baru diperbaiki.

Kini, warga berharap perbaikan dengan metode overlay benar-benar menjadi solusi yang lebih tahan lama, sehingga aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Baru Krian bisa kembali berjalan lancar dan aman. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Jalan #Rusak #Krian #Sidak #Bupati