RADAR SIDOARJO - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional tahun 2026, Polsek Balongbendo Polresta Sidoarjo melakukan pengecekan lahan tanaman jagung yang akan memasuki masa panen pada kuartal pertama tahun ini.
Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur 1, Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, serta dihadiri perangkat desa dan perwakilan kelompok tani.
Kapolsek Balongbendo bersama rombongan melakukan pengecekan lahan jagung seluas 1 hektare yang telah berumur sekitar 110 hari dan direncanakan akan dipanen.
Adapun jenis jagung yang ditanam adalah jagung hibrida varietas Perkasa, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi.
Selain melakukan pengecekan, Kapolsek Balongbendo juga berdiskusi dengan kelompok tani terkait persiapan teknis panen.
Hasil panen nantinya akan diproses menggunakan mesin perontok jagung, kemudian diserap oleh Bulog Sidoarjo sebagai bagian dari penguatan rantai distribusi pangan nasional.
Perwakilan Poktan Sumber Makmur 1 menyampaikan apresiasi kepada Polsek Balongbendo atas dukungan yang diberikan, khususnya dalam bentuk bantuan benih jagung dan pupuk.
Program tersebut dinilai sangat membantu petani dalam mengoptimalkan lahan pertanian agar lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, Kompol Sugeng Sulistiyono menegaskan komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Ia menyatakan pihaknya akan terus berupaya mengidentifikasi serta mengoptimalkan lahan tidur di wilayah Kecamatan Balongbendo agar dapat dimanfaatkan untuk pertanian jagung.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan lahan yang tidak terpakai dapat menjadi produktif dan bermanfaat bagi ketahanan pangan, sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia,” ujar Kompol Sugeng.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista