RADAR SIDOARJO - Ribuan warga Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, larut dalam suasana religius saat lantunan salawat menggema dalam acara Siwalanpanji Bersalawat, Sabtu (7/2) malam.
Salawat yang dipimpin Gus Fandi itu menjadi puncak peringatan Haul Akbar Sesepuh Desa sekaligus Hari Jadi Desa Siwalanpanji ke-273 tahun.
Sejak awal hingga akhir acara, warga tampak khusyuk mengikuti setiap lantunan salawat. Antusiasme semakin terasa ketika salawat Mahallul Qiyam dilantunkan, diikuti dengan berdiri bersama sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, para ulama, sesepuh desa, ketua RT/RW, unsur DPD, PKK, Banser, Muslimat Fatayat, seluruh karang taruna, Banom NU Ranting Siwalanpanji, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai stakeholder desa.
Kepala Desa Siwalanpanji Achmad Choiron dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh kebersamaan.
“Dengan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Sabtu, 7 Februari 2026 ini merupakan hari yang sangat kita harapkan. Ini adalah ikhtiar syiar sekaligus doa kita bersama untuk Desa Siwalanpanji, masyarakatnya, dan para leluhur,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh warga yang terlibat langsung dalam rangkaian Haul Akbar.
“Saya ucapkan matur suwun, terima kasih kepada seluruh warga yang hadir dan berpartisipasi. Semoga semua doa kita diijabah Allah SWT, sehingga Desa Siwalanpanji menjadi desa yang cinta damai, kondusif, guyub rukun, dan membawa kebaikan bagi kita semua,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Achmad Choiron juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat selama masa kepemimpinannya.
“Kurang lebih delapan tahun saya memimpin, tentu ada kekurangan. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kita semua saling memaafkan, apalagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Abdul Jalil menjelaskan bahwa peringatan Haul dan Hari Jadi Desa Siwalanpanji ke-273 telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan sejak 1 hingga 7 Februari 2026.
“Ada enam rangkaian kegiatan. Di antaranya santunan anak yatim-piatu sekitar 100 anak, sunat massal yang diikuti 12 anak, serta santunan duafa kurang lebih 150 orang,” jelasnya.
Selain itu, pada 5 Februari 2026 juga digelar Khotmil Quran bersama sekitar 1.500 peserta yang melibatkan santri, pelajar, dan warga Desa Siwalanpanji, yang dilaksanakan di makam ulama desa setempat.
"Hari ini, sejak pagi juga digelar Khotmil Quran di 25 majelis, baik musala maupun masjid se-Desa Siwalanpanji, oleh 75 hafiz dan hafizah. Puncaknya malam ini adalah Siwalanpanji Bersalawat,” tambahnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, dermawan, serta seluruh warga Desa Siwalanpanji melalui RT dan RW yang telah membantu dalam bentuk apa pun,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista