Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Napi Terorisme Lapas Porong Sidoarjo Menikahkan Putrinya dari Balik Jeruji

Suryanto • Jumat, 6 Februari 2026 | 16:18 WIB
SAH: ZJ, seorang warga binaan kasus terorisme, tampak tak kuasa menahan haru saat diberikan kesempatan untuk menikahkan putri tercintanya.
SAH: ZJ, seorang warga binaan kasus terorisme, tampak tak kuasa menahan haru saat diberikan kesempatan untuk menikahkan putri tercintanya.

RADAR SIDOARJO - Di balik jeruji besi yang biasanya kaku, kali ini terselip momen kemanusiaan yang menyentuh hati.

ZJ, seorang warga binaan kasus terorisme, tampak tak kuasa menahan haru saat diberikan kesempatan untuk menikahkan putri tercintanya di Masjid Nurul Fuad, Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo, Jumat (6/2).

Momen langka ini merupakan bentuk pemenuhan hak sosial sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian yang dirancang Lapas Porong bagi para narapidana.

Acara tersebut dihadiri oleh Tim KUA Kecamatan Porong, perwakilan Densus 88, petugas Lapas, serta keluarga inti dari kedua mempelai dengan pengamanan yang tetap terjaga.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya Sohibur Rachman menegaskan, memfasilitasi pernikahan keluarga warga binaan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari strategi pembinaan mental yang mendalam.

"Kami memfasilitasi kegiatan ini bukan hanya sebagai pemenuhan hak, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Keluarga adalah fondasi utama perubahan, sehingga warga binaan memiliki motivasi lebih kuat untuk menjalani pembinaan dengan baik," ujar Sohibur.

Menurutnya, meski ZJ sedang menjalani masa pidana, peran sebagai seorang ayah tidak boleh terputus sepenuhnya.

Dukungan emosional dari keluarga dianggap sebagai modal penting dalam proses reintegrasi sosial agar narapidana siap kembali ke tengah masyarakat nantinya.

Lebih lanjut, Sohibur mengungkapkan bahwa ZJ telah menunjukkan grafik perkembangan yang sangat positif selama berada di dalam Lapas. Pernikahan putrinya ini menjadi titik balik penting sebelum ia melangkah ke babak baru dalam masa pembinaannya.

Dalam waktu dekat, ZJ dijadwalkan untuk melaksanakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebuah langkah besar dalam program deradikalisasi.

"Rencananya minggu depan yang bersangkutan akan melaksanakan ikrar NKRI. Ini menjadi indikator adanya perubahan sikap, pola pikir, serta komitmen untuk kembali setia kepada negara sehingga ketika bebas siap kembali ke masyarakat," tutupnya.(sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Menikah #Warga Binaan #Lapas #Terorisme