Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kecelakan Maut di Arteri Porong Sidoarjo, Dua Praja IPDN Meninggal Jadi Korban Tabrak Lari

Suryanto • Jumat, 16 Januari 2026 | 10:37 WIB
NAHAS: Polisi saat mengevakuasi korban yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo.
NAHAS: Polisi saat mengevakuasi korban yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo.

RADAR SIDOARJO - Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo. Dua Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tingkat akhir meninggal diduga menjadi korban tabrak lari, Kamis (15/1) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di Jalan Arteri Porong arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di selatan lampu lalu lintas Desa Pamotan, Kecamatan Porong.

Berdasarkan data yang diperoleh dari RS Pusdiklat Sabhara Porong, kedua korban merupakan Praja IPDN tingkat akhir yang tengah berada di Sidoarjo dalam rangka menyelesaikan tugas akhir penyusunan skripsi.

Kedua korban diketahui mengendarai sepeda motor warna hitam. Korban masing-masing bernama AP (23), warga Dusun Karangpoh, Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, serta AS (23), warga Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo Kota.

Kapolsek Porong Kompol Madya Wiraaji Kusuma membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa kedua korban merupakan Praja IPDN. "Benar, sesuai informasi dari masyarakat, telah terjadi kecelakaan antara kendaraan roda dua dan roda empat. Dari informasi awal, dua korban tersebut merupakan Praja IPDN," ujar Madya.

Ia menambahkan, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi.

"Kronologi masih kita dalami. Saat ini kami mengumpulkan barang bukti dan menelusuri rekaman CCTV yang ada di Jalan Arteri Porong untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," jelasnya.

Indikasi awal di lapangan, kecelakaan tersebut diduga merupakan kasus tabrak lari. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi hujan deras.

"Indikasi di lapangan mengarah ke tabrak lari. Diduga kendaraan roda empat yang menabrak langsung melarikan diri. Saat kejadian kondisi hujan cukup deras," imbuhnya.

Sementara itu, Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih memburu pengemudi kendaraan roda empat yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Motor #ipdn #Tabrak Lari #Meninggal #Praja