RADAR SIDOARJO - Ketenteraman warga Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi kecemasan.
Hal itu dikarenakan sebuah sarang tawon vespa berukuran besar ditemukan menempel di pohon dekat pemukiman warga, Sabtu (13/12).
Ukuran sarang yang terus membesar dan aktivitas tawon yang kerap terbang rendah membuat warga waswas akan ancaman sengatan mematikan.
Warga setempat, Fandu, yang pertama kali menemukan sarang tersebut, mengaku panik saat menyadari keberadaan tawon vespa yang dikenal agresif dan berbahaya. Apalagi lokasi sarang sangat dekat dengan rumah warga.
“Ukuran sarangnya sudah besar sekali. Tawon-tawonnya sering berterbangan rendah. Saya takut menyengat warga, apalagi ini dekat pemukiman,” ujarnya.
Tak ingin mengambil risiko, Fandu segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Merespons laporan tersebut, Regu I Rescue Pos Unit Kota Damkar BPBD Sidoarjo langsung bergerak menuju lokasi.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu mengatakan, pihaknya tidak menunda penanganan karena sarang tawon vespa berpotensi menimbulkan bahaya serius bagi warga.
“Begitu menerima laporan, kami langsung berangkat ke lokasi karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,” kata Yoli, Minggu (14/12).
Yoli menjelaskan, sarang tawon tersebut berukuran kurang lebih sebesar kepala orang dewasa dan berada di ketinggian sekitar lima meter. Kondisi itu membuat proses evakuasi cukup menantang dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.
“Lokasinya cukup tinggi, jadi petugas harus benar-benar berhati-hati. Kami menggunakan perlengkapan lengkap mulai dari helm pelindung, sarung tangan, hingga APD khusus,” jelasnya.
Setelah dilakukan observasi untuk menentukan strategi, petugas akhirnya mengevakuasi sarang tersebut dalam proses yang berlangsung dramatis selama kurang lebih 90 menit. Berkat kesiapan dan kerja sama tim, evakuasi berhasil diselesaikan tanpa insiden.
“Alhamdulillah, sarang berhasil kami amankan dan area sudah kami pastikan steril dari ancaman tawon,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangani sarang tawon secara mandiri. Pasalnya, tawon vespa atau Asian Giant Hornet memiliki sengatan beracun yang bisa memicu reaksi berbahaya, bahkan berujung kematian, terutama bagi orang dengan kondisi tubuh rentan.
“Kalau melihat sarang tawon, jangan coba-coba mengusir atau menanganinya sendiri. Segera hubungi pemadam kebakaran terdekat agar bisa ditangani dengan aman,” tegasnya.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Meski demikian, warga diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan sarang tawon lain di sekitar lingkungan permukiman. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista