Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sidoarjo Raih Dua Penghargaan Nasional TP2DD 2025, Aplikasi My Retribusi Masuk Program Unggulan Terbaik

Vega Dwi Arista • Selasa, 2 Desember 2025 | 01:06 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, M Mahmud meraih dua penghargaan TP2DD Kabupaten Terbaik III Wilayah Jawa–Bali, dan Program Unggulan Terbaik III Kategori Umum. 
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, M Mahmud meraih dua penghargaan TP2DD Kabupaten Terbaik III Wilayah Jawa–Bali, dan Program Unggulan Terbaik III Kategori Umum. 

RADAR SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada gelaran TP2DD Championship 2025 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Sidoarjo berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni: TP2DD Kabupaten Terbaik III Wilayah Jawa–Bali, dan Program Unggulan Terbaik III Kategori Umum melalui aplikasi My Retribusi.

Penghargaan tersebut diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, Muhammad Mahmud, mewakili Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Muhammad Mahmud menyampaikan, penghargaan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam mendorong digitalisasi penerimaan dan belanja daerah melalui penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

“ETPD adalah upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan pelayanan pembayaran, baik pendapatan maupun belanja daerah. Transformasi dari transaksi tunai ke non-tunai ini membuat pengelolaan keuangan lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, ini juga mendorong peningkatan PAD Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Sebagai wujud implementasi ETPD, Pemkab Sidoarjo telah membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) berdasarkan SK Bupati Nomor 188/330/438.1.1.3/2021, sesuai amanat:
• Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,
• Kepres Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satgas P2DD,
• Permendagri Nomor 56 Tahun 2021 tentang TP2DD Provinsi dan Kabupaten/Kota serta tata cara implementasi ETPD.
Dalam TP2DD Championship, penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama:
• Proses (20%): High Level Meeting, capacity building, dan literasi pembayaran non-tunai.
• Output (50%): capaian Indeks ETPD, capaian SPBE, roadmap P2DD, kebijakan pendukung digitalisasi, dan komitmen kepala daerah.
• Outcome (30%): realisasi penerimaan pajak dan retribusi non-tunai serta persentase belanja daerah non-tunai.
Kabupaten Sidoarjo dinilai unggul pada seluruh variabel tersebut.

Capaian indeks ETPD Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan tren positif selama tiga tahun terakhir:
• Semester I 2022: 96,8%
• Semester II 2022: 98,3%
• Semester I 2023: 97,5%
• Semester II 2023: 98,3%
• Semester I 2024: 99,3%
• Semester II 2024: 99,3%
“Tren ini menunjukkan bahwa digitalisasi transaksi di Sidoarjo berjalan konsisten dan semakin matang,” ujar Mahmud.

Untuk kategori Program Unggulan, aplikasi My Retribusi membawa Sidoarjo meraih posisi tiga besar nasional. Aplikasi ini dinilai mampu memberikan solusi nyata dalam:
• mentransformasikan penerimaan retribusi dari tunai ke non-tunai, dan
• menghadirkan pemantauan pendapatan secara realtime bagi seluruh perangkat daerah.
Menurut Mahmud, My Retribusi memperkuat sistem pelaporan dan meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

Sebelumnya, pada 25 November 2025, TP2DD Kabupaten Sidoarjo juga memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai TP2DD Kabupaten dengan Realisasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Tertinggi Tahun 2025, yang diberikan pada High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED Provinsi Jawa Timur di Hotel DoubleTree Surabaya.

Muhammad Mahmud menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus memperkuat transformasi digital, terutama di sektor penerimaan daerah.

“Kami berkomitmen memperluas digitalisasi transaksi agar keuangan daerah lebih efisien dan akuntabel. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital,” pungkasnya. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Program #Nasional #Retribusi #kementerian #Penghargaan