RADAR SIDOARJO - Sekitar 3.000 peserta mengikuti Fun Walk Milad AUMKES PCM Sepanjang ke-1 dan RS Siti Khodijah ke-58, Minggu (23/11).
Direktur Holding AUMKES PCM Sepanjang, dr. Muhammad Hamdan mengatakan seluruh karyawan diwajibkan hadir kecuali yang sedang bertugas. Keluarga karyawan juga dilibatkan untuk memeriahkan acara.
“3000 itu masyarakat umum plus seluruh karyawan empat rumah sakit di bawah AUMKES yakni RS Siti Khodijah Sepanjang, RSU Assakinah Medika Sukodono, RS dr. Moedjito Jombang, dan RS Siti Khodijah Gurah Kediri," ucapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sarana penunjang diagnostik terbaru milik RS Siti Khodijah. Fasilitas yang dikenalkan yaitu MRI 1,5 tesla, CT Scan Multislice 128 slice dan mamografi.
Menurutnya, pengembangan fasilitas itu merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya peningkatan kualitas layanan. “Harapannya fasilitas baru ini bisa melengkapi kebutuhan diagnostik dokter-dokter spesialis di sini,” ungkapnya.
Tambahan alat tersebut dinilai sangat membantu masyarakat yang selama ini harus antre lama untuk pemeriksaan MRI. Di rumah sakit besar seperti RSUD dr. Soetomo, RSAL, dan RS Sidoarjo antrean bisa mencapai tiga bulan.
“Dengan adanya MRI di sini, masyarakat bisa langsung dilayani tanpa harus menunggu berbulan-bulan,” jelasnya.
CT Scan Multislice 128 slice yang baru juga dibutuhkan untuk pemeriksaan jantung, baik dewasa maupun anak. Alat itu memungkinkan dokter mendapatkan gambaran detail sebelum tindakan dilakukan.
“Dengan scan 128 slice ini, diagnosa untuk kebutuhan cath lab bisa dilakukan lebih cepat sehingga tindakan bisa langsung dikerjakan di sini,” terangnya.
Pada momen milad itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada 38 karyawan untuk berangkat umrah. Tujuanya, agar mereka selalu semangat dalam bekerja dan mengabdi kepada ummat.
Hamdan menyebut, penghargaan itu berasal dari hasil pengelolaan laba rumah sakit yang diatur oleh pimpinan pusat. “Laba rumah sakit kami kembalikan untuk pengembangan dan sebagian lagi untuk kesejahteraan karyawan, termasuk program umrah,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista