RADAR SIDOARJO - Penampilan Helios Band sukses menjadi magnet pengunjung dalam gelaran Bazar UMKM 2025 Sidoarjo yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo di Parkir Timur Sun City Mall.
Di tengah deretan produk lokal dan ramainya transaksi UMKM, dentuman musik dari band asal Surabaya–Sidoarjo itu justru menciptakan pusat keramaian baru yang menyedot ratusan pasang mata sejak hari pertama, Jumat (21/11).
Vokalis Helios Band, Bryan Octariano mengungkapkan, tampil di acara yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DinkopUM) bersama Radar Sidoarjo itu merupakan bentuk dukungan penuh mereka terhadap pelaku usaha lokal.
“Kami hadir dalam rangka Bazar UMKM Kabupaten Sidoarjo 2025 ya. Terima kasih, kita bisa berkesempatan tampil di sini. Ini bentuk support kita untuk UMKM Sidoarjo, supaya masyarakat terbiasa membeli produk asli daerahnya sendiri,” ujar Bryan, Minggu (23/11).
Selama dua hari penampilan, Jumat (21/11) hingga Sabtu (22/11) malam, Helios Band membawakan lebih dari 10 lagu campuran berbagai genre. Mulai jazz, pop, ambyar, hingga dangdut mereka suguhkan tanpa ragu, menyesuaikan dengan suasana bazar yang dipadati pengunjung dari berbagai usia.
“Kita basic-nya band kafe, jadi bisa main all genre. Kita sesuaikan saja dengan vibes-nya Sidoarjo,” jelasnya.
Meski sempat terkendala cuaca hujan, antusiasme penonton tetap tinggi. Menurutnya, bila cuaca cerah sejak awal, penampilan mereka bisa lebih “meledak”.
“Yang kita sayangkan cuma cuaca hujan. Kalau dua hari itu terang, wah… ini pecah pasti. Karena masyarakat Sidoarjo sangat mendukung kalau ada tampilan seni, terutama musik,” katanya.
Tak hanya tampil, Bryan juga menyampaikan pesan penting terkait keberlanjutan dukungan kepada UMKM. Ia menilai pemerintah perlu memberi perhatian lebih, tidak hanya pada penyelenggaraan event, tetapi juga pembinaan berkelanjutan.
“UMKM itu fondasi ekonomi Indonesia. Jadi harus benar-benar dipush sama pemerintah. Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dipersulit seharusnya tidak perlu. UMKM itu harusnya tanpa jaminan pun bisa dapat. Mereka ini penggerak roda perekonomian dari bawah," tambahnya.
Bryan juga menekankan perlunya pembinaan menyeluruh, mulai dari pelatihan, packaging, pengaturan harga, hingga strategi pemasaran.
“Jangan hanya pamerannya saja. Harus dipikirkan matang-matang semuanya,” tambahnya.
Helios Band sudah berdiri sejak sebelum pandemi dan selama ini aktif di berbagai panggung, mulai kafe, wedding, hingga event-event besar.
“Kami tampil di kafe hampir setiap malam. Kalau ada event ya kami main di event. Kita ini musisi ngamen lah istilahnya,” ujarnya.
Mereka juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau event organizer yang ingin mengundang mereka.
“Bisa langsung follow Instagram @heliosband.officiall, nanti DM saja ke admin kami,” katanya.
Bryan berharap Helios Band terus diberi kelancaran rezeki dari dunia musik, meski sebagian personelnya memiliki pekerjaan lain di siang hari. Selain itu, ia kembali menegaskan dukungan penuh mereka terhadap UMKM Sidoarjo.
“Semoga job-nya lancar. Semoga rezekinya ada terus dari musik. UMKM maju terus. Kita support 1.000 persen untuk UMKM Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya.
Helios Band digawangi oleh vokalis Bryan Octariano dan Titin Iswahyudi, gitaris Akmal Miftaqurrizqi Hida, bassist Derry Siunk, dan drummer Budi. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista