Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Update Minggu Malam: 26 Jenazah Ditemukan, Total 52 Meninggal Jadi Korban Ambruknya Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Senin, 6 Oktober 2025 | 12:14 WIB
PENCARIAN: Proses evakuasi jenazah korban reruntuhan ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny.
PENCARIAN: Proses evakuasi jenazah korban reruntuhan ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny.

RADAR SIDOARJO - Upaya tanpa lelah tim SAR gabungan di lokasi reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, kembali membuahkan hasil.

Hingga Minggu (5/10) malam, sebanyak 26 jenazah baru berhasil ditemukan, menambah daftar korban meninggal dunia menjadi 52 orang.

Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer mengatakan, proses pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi reruntuhan yang kompleks dan penuh risiko.

“Kami harus bekerja ekstra hati-hati karena banyak korban tertimbun material berat di bawah reruntuhan bangunan. Setiap puing kami angkat satu per satu, memotong rangka baja dengan hati-hati sebelum bisa mengevakuasi korban,” ujar Emi di lokasi kejadian, Minggu (5/10) malam.

Menurut Emi, penggunaan alat berat sempat beberapa kali dihentikan demi keselamatan petugas di lapangan. Tim memilih bekerja manual ketika risiko terlalu tinggi akibat posisi puing yang tidak stabil.

“Keselamatan tim tetap jadi prioritas. Karena itu, saat kondisi terlalu berisiko, alat berat kami hentikan sementara dan lanjutkan secara manual,” tambahnya.

Rangkaian evakuasi yang berlangsung sejak tengah malam dilakukan hampir tanpa jeda. Berdasarkan data yang dihimpun, korban pertama berhasil dievakuasi pada pukul 00.13, dan korban terakhir pada 21.01. Seluruh jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.

Selain 52 korban meninggal, tercatat 104 orang selamat, serta lima korban ditemukan dalam bentuk bagian tubuh (body part).

Operasi besar ini melibatkan puluhan unsur SAR dari berbagai daerah. Emi menegaskan bahwa fokus utama tim adalah memastikan tidak ada satu pun korban yang tertinggal di bawah puing bangunan.

“Semua potensi SAR kami kerahkan penuh. Prioritas kami adalah memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR kini memusatkan perhatian pada sektor utara bangunan, area yang dinilai belum terintegrasi dengan struktur utama dan masih berpotensi menyimpan korban.

Emi pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan doa bagi kelancaran operasi kemanusiaan ini.

"Tolong dibantu doa, karena ini musibah kita semua. Semoga seluruh proses pencarian bisa berjalan lancar dan tidak ada lagi korban yang tertinggal,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Santri #Korban #Ponpes #Evakuasi #Buduran