RADAR SIDOARJO - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menjenguk korban ambruknya bangunan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran di RSI Siti Hajar, Senin (29/9) malam.
Dia mengatakan, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Polri, TNI dan Damkar terus melakukan evakuasi.
“Tadi saya ke lokasi terjadinya gedung ambruk, seluruh personel terus bekerja, kami mendoakan mereka juga selamat,” ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo.
Menurutnya, sudah banyak korban yang berhasil dievakuasi. Tim gabungan berusaha dengan berbagai cara untuk mencari korban di lokasi kejadian.
“Kami memastikan betul supaya tidak ada yang terlewat, dicek, dicari, dicek dan dicari terus, jadi oksigen dan air kami suplai terus pakai selang, supaya yang di dalam bisa bertahan selama proses evakuasi,” jelasnya.
Dia menyebut, banyak keluarga korban datang dengan perasaan harap-harap cemas. Mereka diarahkan ke crisis center yang sudah dijalankan oleh petugas.
“Saya mohon izin, karena kondisi sedang kalut, saya tidak mau merilis dulu terkait angka, karena langkah-langkah masih terus kami jalankan,” tegasnya.
Emil juga menambahkan korban tidak hanya dibawa ke RSI Siti Hajar. “Selain di RSI Siti Hajar, korban juga kami arahkan ke rumah sakit lain seperti RSUD RT NOtopuro, RSUD dr. R. Soetomo, RS Delta Surya,” katanya.
“Jadi malam ini belum final, kami meminta para petugas bekerja maksimal hari ini,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista