RADAR SIDOARJO - RT 16 RW 4, Desa Boro terpilih untuk mewakili Kecamatan Tanggulangin dalam lomba kebersihan tingkat Kabupaten Sidoarjo. Warga pun bahu membahu menyiapkan lingkungannya agar tampil maksimal di hadapan tim juri.
Lomba kebersihan diselenggarakan Pemkab Sidoarjo dengan peserta seluruh RT se-kabupaten. Setiap peserta sebelumnya sudah disaring di tingkat desa dan kecamatan.
Tokoh warga RT 16 Desa Boro, Widi menjelaskan, penilaian lomba tidak sekadar kebersihan jalan dan selokan. Tetapi juga meliputi pengolahan sampah, penghijauan dan pemanfaatan lahan kosong.
“Jadi pemeriksaan tentang kebersihan lingkungan ini mencakup pengolahan sampah, penghijauan, kebersihan jalan dan selokan, serta pemanfaatan lahan kosong," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Jumat (12/9).
"Sampah diarahkan ke reduce and recycle, sementara lahan kosong bisa ditanami tanaman toga, tanaman lindung atau dijadikan tempat bermain,” imbuhnya.
Warga RT 16 sudah memanfaatkan lahan kosong di lingkungannya. Beberapa digunakan untuk kebun sayur, greenhouse hidroponik, kolam ikan, hingga tempat olahraga kecil-kecilan.
“Sampah rumah tangga kami olah jadi pupuk organik cair untuk menyiram tanaman, tanamannya macam-macam, mulai lombok, tomat, hingga sayuran lain, sementara kolam ikan bisa panen dua kali setahun,” ungkapnya.
Selain sayuran, warga juga menanam tanaman lindung seperti mangga dan jambu yang rimbun. Hampir setiap rumah memiliki tanaman toga, ditambah tanaman hias untuk mempercantik lingkungan.
Kekompakan warga menjadi kunci persiapan RT 16 Desa Boro. Ibu-ibu biasanya aktif merawat tanaman, sementara bapak-bapak bergerak di bagian operasional seperti menanam hingga panen.
“Itu semua dikerjakan bersama-sama, kami saling menjaga budaya gotong royong, sekaligus mengedukasi warga agar pola hidup lebih baik dan lebih peduli lingkungan,” jelasnya.
Widi berharap, partisipasi warga dalam lomba ini membawa hasil terbaik. Selain bisa meraih juara, mereka ingin lomba ini menjadi momentum dalam memperkuat kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap, pola hidup masyarakat menjadi lebih baik, sekaligus bisa membawa RT 16 Desa Boro menjadi juara,” pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto