Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pentingnya Layanan Promotif dan Preventif, BPJS Kesehatan Edukasi Mahasiswa

Vega Dwi Arista • Rabu, 3 September 2025 | 22:18 WIB

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri, Heras Widiyoko
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri, Heras Widiyoko

RADAR SIDOARJO – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo memberikan pemahaman dasar mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo. Edukasi ini dikemas dalam kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus yang digelar di aula kampus, Selasa (2/9).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, menegaskan pentingnya peran layanan promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan sekaligus keberlangsungan Program JKN.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Ajak Peserta JKN Bayar Iuran Tepat Waktu

“Promotif dan preventif harus dilakukan bersama agar kesehatan tetap terjaga. Program JKN ini hadir seperti sedia payung sebelum hujan, sehingga harus kita pahami manfaatnya sejak dini,” ujarnya.

Munaqib menjelaskan, upaya promotif dan preventif dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain berolahraga, imunisasi, skrining riwayat kesehatan, hingga mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Ajak Peserta untuk Memahami Hak dan Kewajibannya sebagai Peserta JKN

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mulailah dengan olahraga rutin dan menjaga pola makan,” tambahnya.

BPJS Kesehatan sendiri menyediakan fitur skrining riwayat kesehatan yang dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN maupun website skrining.bpjs-kesehatan.go.id. Fitur ini membantu peserta mengetahui risiko empat jenis penyakit, yaitu diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, dan gagal ginjal kronik.

Baca Juga: Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Sidoarjo Tembus Rp 115,9 Miliar

Selain itu, BPJS Kesehatan terus berinovasi melalui berbagai layanan digital, seperti Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (Pandawa), Mobile JKN, dan Care Center 165.

“Sekarang peserta JKN tidak perlu repot datang ke kantor. Semua layanan administrasi bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Apalagi untuk mahasiswa, cukup gunakan Pandawa dari rumah,” jelas Munaqib.

Ia juga berpesan agar generasi muda mampu menjadi pilar perubahan dalam era digital sekaligus menjaga pola hidup sehat.

“Masa depan kalian masih panjang. Terapkan gaya hidup sehat, dan pastikan kepesertaan JKN selalu aktif, karena kita tidak tahu kapan sakit datang,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri, Heras Widiyoko, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini.

“BPJS Kesehatan telah memberi pengetahuan berharga tentang JKN sekaligus mengajak mahasiswa menjaga pola hidup sehat. Sehat itu mudah, sementara sakit sangat mahal. Karena itu, konsistensi menjaga kesehatan harus kita biasakan,” ujarnya.

Heras juga mengingatkan bahwa kesehatan sangat memengaruhi prestasi mahasiswa.
“Mulailah sadar sejak sekarang bahwa sehat itu penting. Jangan lupa, di Indonesia sudah ada BPJS Kesehatan yang hadir untuk menjamin kesehatan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#BPJS #Mahasiswa #layanan #Kesehatan #edukasi