RADAR SIDOARJO - Kabar duka menyelimuti komunitas driver ojek online (ojol) di Sidoarjo. Kepergian Affan Kurniawan, 21, driver muda yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Barracuda Brimob saat unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam, mengundang gelombang solidaritas besar-besaran.
Asosiasi Driver Online (ADO) Kabupaten Sidoarjo menyatakan siap turun ke jalan untuk menyalakan ribuan lilin dan doa bersama di depan Mako Polresta Sidoarjo, Jumat (29/8) malam.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ADO Sidoarjo, Samuel Grandy Kalengkongan, menegaskan aksi ini sebagai wujud belasungkawa sekaligus protes keras terhadap insiden tragis yang merenggut nyawa rekan mereka.
“Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya rekan seprofesi kami yang terlindas kendaraan Rantis Brimob Polri. Aksi pasang lilin dan doa bersama ini kami lakukan di depan Polresta Sidoarjo sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir bagi sahabat kami,” ujar Samuel kepada Radar Sidoarjo.
Rangkaian aksi akan dimulai pukul 18.00 di depan Polresta Sidoarjo, dilanjutkan dengan konvoi ribuan driver ojol menuju Alun-alun Sidoarjo untuk menggelar doa dan penyalaan lilin serupa.
Samuel menegaskan, komunitas driver ojol Sidoarjo mengecam keras tindakan represif aparat yang menewaskan Affan dan beberapa mitra driver lain.
“Kami menuntut agar peristiwa ini diusut tuntas. Jangan sampai nyawa sahabat kami hilang begitu saja tanpa ada keadilan,” tegasnya.
Tragedi Affan sendiri kini tengah menjadi sorotan publik. Video detik-detik saat korban terlindas Barracuda Brimob telah viral di media sosial dan menuai gelombang kecaman dari berbagai kalangan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista