RADAR SIDOARJO - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah sekolah di Sidoarjo menunjukkan hasil yang cukup baik. Tidak ditemukan indikasi penyakit berat terhadap para siswa yang diperiksa.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Sidoarjo, Inensa Khoirul Harahap mengatakan, hasil CKG di beberapa sekolah sudah ditanyakan langsung ke masing-masing kepala puskesmas.
“Tidak ditemukan penyakit serius di tiap sekolah, seperti anak diabet dan hipertensi yang benar gangguan belum ada,” ucapnya, Jumat, (8/8).
Kendati demikian, ada catatan khusus dari hasil pemeriksaan di wilayah Krian. Dari sekitar 400 siswa yang diperiksa, 30 persen di antaranya membutuhkan kacamata.
“Angka itu cukup tinggi, ada yang butuh kacamata minus, ada juga yang silinder, semua dicek melalui fisus atau ketajaman pandangan,” jelasnya.
Inensa menduga gangguan penglihatan siswa dipicu oleh kebiasaan anak-anak yang terlalu lama menatap layar gadget. Penggunaan HP, komputer, maupun TV secara berlebihan tanpa memperhatikan jarak aman, menjadi salah satu faktor risiko.
Karena itu, pihaknya turut memberikan edukasi dan imbauan saat pemeriksaan berlangsung. “Kita beri imbauan juga ke mereka agar jaga jarak mata dengan gadget,” tandasnya.
Selain menjaga jarak mata dengan layar, ia juga mengingatkan pentingnya pencahayaan yang cukup saat membaca atau belajar. Dia berharap pihak sekolah dan orang tua ikut mengawasi kebiasaan anak-anak saat beraktivitas di depan layar.
“Kalau memang butuh kacamata, sebaiknya segera dipakai, jngan ditunda, karena bisa mempengaruhi proses belajar anak di sekolah,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista