RADAR SIDOARJO - Kasus penemuan potongan kepala kucing di sekitar Pasar Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo memasuki babak baru. Diduga pelaku sengaja membuang potongan kepala tersebut di dalam pasar.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran warga dan pedagang pasar. Setelah ditelusuri Radar Sidoarjo beberapa hari yang lalu, beberapa pedagang membenarkan adanya temuan bangkai kepala kucing di Pasar Sepanjang.
Kasus ini sudah dalam proses penanganan oleh Polsek Taman. Kanit Reskrim Polsek Taman AKP Hajir Sujalmo membenarkan adanya informasi penemuan kepala kucing tersebut.
"Benar info tersebut, masih lidik terduga pelaku yang membuang kepala kucing," ujar AKP Hajir ke Radar Sidoarjo, Rabu (6/8).
Menurutnya, penemuan kepala kucing oleh pedagang di Pasar Sepanjang sudah dua pekan yang lalu. Untuk mengungkap kasus tersebut, petugas Pasar Sepanjang bahkan sempat mengintai beberapa terduga pelaku, namun mereka kini tak terlihat lagi.
kucingBaca Juga: Hindari Kucing, Honda Brio Terperosok ke Sungai di Sukodono Sidoarjo, Begini Kondisi Sopirnya
Seperti yang diberitakan sebelumnya, salah satu pedagang bumbu, Sulastri, membenarkan adanya penemuan kepala kucing yang pertama kali viral di media sosial.
"Biasanya banyak kucing di sini, tapi belakangan banyak yang hilang. Termasuk kucing saya sendiri," keluhnya.
Keresahan makin memuncak setelah lima hari berselang dari kemunculan video viral tersebut. Seorang pedagang ikan pindang dilaporkan menemukan tiga kepala kucing tanpa badan tepat di bawah lapaknya. Temuan itu kembali menghebohkan para pedagang.
"Ramai sekali waktu itu. Pedagang berkumpul, karena ternyata yang viral di TikTok itu bukan hoaks. Memang benar-benar ada," imbuhnya.
Ia juga mengungkap adanya aktivitas mencurigakan dari empat orang yang kerap terlihat di pasar saat malam hari. Menurutnya, mereka datang saat pasar mulai sepi dan terlihat membawa kardus, diduga untuk menangkap kucing.
"Ada empat orang, dua seperti suami istri, dua lainnya seperti bapak dan anak perempuan. Mereka datang malam-malam setelah pasar sepi, bawa kardus, katanya mau cari kucing," tuturnya.
Setelah video viral itu menyebar luas, keempat orang terduga pelaku jarang terlihat lagi di sekitar pasar. Para pedagang kini lebih waspada dan telah diminta melapor ke pihak terkait jika melihat aktivitas mencurigakan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista