RADAR SIDOARJO - Sebanyak empat SDN di Sidoarjo segera direhabilitasi tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo masih melakukan proses lelang untuk proyek rehab rusak berat.
Empat sekolah itu adalah SDN Suko Sukodono, SDN Kletek Taman, SDN Klantingsari 2 Tarik dan SDN Tebel Gedangan. Semuanya tercatat mengalami kerusakan parah di sejumlah ruang kelas.
Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Tirto Adi mengatakan, empat proyek tersebut sudah masuk dalam rencana rehab tahun anggaran 2025. Saat ini masih menunggu hasil lelang untuk menentukan kontraktor pelaksana.
“Proyek rehab itu (empat sekolah, red) masih dalam proses lelang, hingga kini belum ada pemenangnya, masih berproses terus," ucapnya, Senin, (30/6).
Menurutnya, rehab dilakukan karena kondisi bangunan sudah tidak layak digunakan untuk proses belajar. Karena itu, perlu adanya penanganan agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman.
Anggaran untuk empat proyek rehab tersebut tercatat lebih dari Rp 5 miliar. Nilai itu berdasarkan data HPS masing-masing paket yang tercantum di LPSE Kabupaten Sidoarjo.
Tahun ini, total ada 79 SDN yang direncanakan akan direhab. Tiga sekolah di antaranya akan mendapatkan tambahan Ruang Kelas Baru (RKB).
Total anggaran yang disiapkan untuk rehab dan pembangunan RKB mencapai sekitar Rp 54 miliar. Dana itu digunakan untuk memastikan sarana pendidikan tetap aman dan layak.
Tirto menegaskan, percepatan rehab sekolah menjadi prioritas Dispendikbud. Tujuannya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan mendukung kegiatan belajar yang optimal.
"Kami berkomitmen untuk secepatnya memperbaiki kerusakan sekolah atau kelas secara berkala guna mencegah kerusakan lanjut," pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto