RADAR SIDOARJO - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) menyembelih 15 ekor sapi kurban. Penyembelihan digelar di kompleks YPM Ngelom, Sabtu (7/6) kemarin.
Ketua YPM, Ir Ahmad Makki mengatakan, penyembelihan kurban telah menjadi agenda rutin tahunan. Bahkan saat pandemi lalu, kegiatan tetap berjalan meski dengan keterbatasan.
“Ini bagian dari program pembentukan karakter peduli bagi siswa-siswi kami,” ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu, (8/6).
YPM akan mendistribusikan hewan kurban ke 70 titik. Penerima tersebar di masjid, mushola hingga sekolah tingkat SD dan SMP.
Menurutnya, penyembelihan kurban bukan hanya simbolik ibadah, namun juga menjadi sarana syiar dan dakwah. “Kami ingin menumbuhkan semangat berbagi di kalangan siswa dan masyarakat,” jelasnya.
Sebanyak 15 sapi kurban merupakan hasil partisipasi keluarga besar YPM. Termasuk guru dan sekolah di bawah naungan YPM seperti UMAHA, SMK YPM satu hingga tiga Taman, SMA Wahid Hasyim 2 serta SMP YPM 1 Taman.
"Apa yang kita lakukan ini kami harapkan dapat terus dipupuk, meskipun nanti anak-anak sudah tidak di YPM, kepedulian lingkungan tetap tumbuh, mudah-mudahan menjadi harapan untuk anak-anak semuanya menuju masa depan yang baik," harapnya.
Ketua panitia kurban, Nasrullah menjelaskan, satu ekor sapi berasal dari hasil iuran panitia, guru dan para siswa. Sisanya berasal dari donatur internal yayasan dan lembaga pendidikan terkait.
"Distribusi daging kurban kami bagikan untuk mudhohi, warga sekitar, serta guru, dosen dan sebagian siswa, wilayah distribusi mencakup Ngelom, Kalijaten, Magare dan Wonocolo," ungkapnya.
Sebanyak 2.500 pack daging kami siapkan menggunakan godong jati. Nantinya, setiap warga mendapat setengah kilogram daging plus jeroan dan balungan, sedangkan mudhohi mendapat jatah tiga kilogram.
"Kami berharap rasa kepedulian dan kebersamaan ini dapat terus tertanam pada siswa, mudah-mudahan jadi bekal karakter yang baik di masa depan,” pungkasnya. (nas/sai)
Editor : Guntur Irianto