RADAR SIDOARJO - RSU As-Sakinah Medika Sukodono bekerja sama dengan Satlantas Polresta Sidoarjo menggelar kegiatan edukatif di Pondok Pesantren Al Muayyad, Tanggulangin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan usia muda.
Direktur RSU As-Sakinah, Adhi Candra, menekankan pentingnya pembekalan penanganan pertama bagi korban kecelakaan, terutama bagi remaja.
Materi yang disampaikan mencakup cara memeriksa kondisi korban, seperti mendeteksi patah tulang, cedera leher, hingga penurunan kesadaran.
"Pembekalan dasar ini sangat penting bagi para santri yang rata-rata berusia 15 tahun. Saat ini, angka kecelakaan di bawah usia 17 tahun tergolong tinggi," ujar Adhi Candra kepada Radar Sidoarjo, Selasa (6/5).
Ia berharap pelatihan ini dapat membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan di jalan raya. Santri diharapkan menjadi pionir dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat saat terjadi kecelakaan.
"Ini akan menjadi bekal bagi mereka agar mampu menjadi penolong pertama yang sigap dan terlatih di lokasi kejadian," tambahnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Jodi Indrawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pondok Pesantren Road Safety yang diinisiasi oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim.
"Kami hadir langsung untuk memberikan penyuluhan tentang cara berkendara yang aman. Harapannya, para santri memahami pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini," jelas AKP Jodi.
Dalam kegiatan ini, Satlantas juga melibatkan berbagai pihak, seperti perangkat desa, Bhabinkamtibmas, hingga tenaga kesehatan dari rumah sakit. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan pesan keselamatan lalu lintas.
"Dengan edukasi yang menyeluruh, kami berharap angka kecelakaan di kalangan pemuda bisa ditekan. Sidoarjo harus menjadi daerah yang ramah dan aman bagi semua pengguna jalan," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista