Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Puluhan PKL Gelar Demo Tolak Penggusuran Bangli di Pepelegi Sidoarjo, Wabup Turun ke Lokasi

M Saiful Rohman • Senin, 14 April 2025 | 16:58 WIB
BAKAR BAN : Puluhan PKL melakukan demo di sekitar bangli yang akan digusur di Pepelegi, Sidoarjo. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
BAKAR BAN : Puluhan PKL melakukan demo di sekitar bangli yang akan digusur di Pepelegi, Sidoarjo. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) pemilik bangunan liar (bangli) di Jalan Pepelegi, Sidoarjo, menggelar demo menolak penggusuran, Senin (14/4) pagi. Massa melakukan aksinya dengan membakar ban sambil membentangkan spanduk yang berisi penolakan untuk digusur.

Aksi demo yang dilakukan di Jalan Pepelegi, Sidoarjo, ini digelar di lokasi bangli yang akan digusur. Massa membawa poster-poster berisi tuntutan agar pemerintah memberikan perhatian kepada mereka. 

Massa bersikukuh mempertahankan bangunan karena menganggapnya sebagai sumber penghidupan. Mereka mendesak agar Bupati, Subandi maupun Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana turun langsung menemui mereka. Mereka berharap adanya dialog yang bisa menghasilkan solusi bersama.

Salah satu demonstran yang juga mantan Kepala Desa Sawotratap, Sundayati turut hadir dan menyuarakan keberatan atas penggusuran yang dinilai tiba-tiba dan tanpa koordinasi.

"Ini semua binaan saya, sejak 25 tahun yang lalu, mau dipindah kemana? Direlokasi kemana? Kok tidak ada pertemuan tiba-tiba mau dibongkar," ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo. 

Menurutnya, lokasi tersebut merupakan tempat untuk mencari nafkah bagi mereka. Karena itu, pembongkaran seharusnya tidak dilalukan semena-mena. 

"Sandang pangan anak-anak, biaya sekolah semua dari sini, jangan seenaknya jadi pemimpin, kalau bisa tempatnya ditata dengan baik bukan malah dibongkar," ujarnya. 

Menanggapi desakan massa, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana akhirnya datang ke lokasi dan berdialog langsung dengan para demonstran. Dia menegaskan, pemerintah tidak ingin menyakiti rakyat kecil, tetapi proses penataan kawasan tetap harus berjalan.

"Kami paham mereka sudah menempati tempat ini lebih dari 27 tahun, tapi kami juga ingin melakukan penataan," jelasnya. 

Baginya, perlu komunikasi yang baik antara pemerintah dan para PKL. Dia memastikan, pemerintah terbuka terhadap aspirasi warga dan akan mencari solusi terbaik bersama.

"Untuk pembongkaran, hari ini ada beberapa lapak yang dibongkar dan pembongkaran dilakukan mandiri oleh mereka," tutupnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum aksi demo ini Satpol PP Sidoarjo telah melayangkan surat peringatan kepada para pemilik bangli di sekitar Jalan Pepelegi, Sidoarjo, sejak jauh hari. Namun hingga tiga kali surat peringatan diberikan, pemilik bangunan belum juga membongkar secara mandiri. (sai/gun)

Editor : Guntur Irianto
#digusur #massa #Satpol PP #penggusuran #PKL #Demo #Bangli #Wabup #Gusur #bakar ban #Tolak #kapan #Waru