Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Enam Korban Tanah Longsor di Pacet Mojokerto Dimakamkan Berdampingan di TPU Kloposepuluh dan Suruh Sukodono Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Sabtu, 5 April 2025 | 06:32 WIB
BERDUKA : Jenazah korban bencana tanah longsor di Pacet, Mojokerto, disemayamkan di TPU Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo, Jumat (4/4) malam. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO
BERDUKA : Jenazah korban bencana tanah longsor di Pacet, Mojokerto, disemayamkan di TPU Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo, Jumat (4/4) malam. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO

RADAR SIDOARJO - Enam jenazah dari rombongan keluarga asal RT 10/RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo yang tertimbun bencana tanah longsor di kawasan Cangar, Pacet, Kabupaten Mojokerto sudah dimakamkan, Jumat (4/4) sekitar pukul 20.35.

Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, ratusan pelayat turut mengantarkan jenazah ke peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Lantunan kalimat tauhid dibaca ratusan pelayat menuju ke TPU Dusun Pasegan, Kloposepuluh, Sukodono.

Kerabat juga warga setempat, nampak telah menunggu kedatangan jenazah sejak sore hari, mereka turut berbela sungkawa atas kepulangan enam warga Sukodono tersebut. Isak tangis keluarga mengiringi kepergian korban bencana tanah longsor tersebut.

Lima jenazah dimakamkan di Kloposepuluh, Sukodono di antaranya, Rani Anggraeni, 28, anak, Syahrul Nugroho Rangga Setiawan, 6, dan Putri Qiana Ramadhani, 2. Kemudian, orang tua Masjid, H Wahyudi, 71, dan Hj Jainah, 61. Sedangkan, satu jenazah lainnya, Saudah, 70, dimakamkan di TPU Desa Suruh, Sukodono.

Saudara korban, Charisun menceritakan, keluarga korban sebenarnya dalam perjalanan silaturahmi Idul Fitri ke rumah keluarga yang berada di Kota Batu. 

"Mereka mau silaturahmi Idul Fitri, terus mungkin sekalian rekreasi di Pacet, lewat Cangar mau ke Batu. Berangkatnya sekitar jam sembilan pagi, lewat Cangar mau ke Batu,” ungkapnya.

Dalam perjalanan itu, keluarga yang terdiri dari tujuh orang termasuk Masjid, istri, dua anak, serta orang tua dan mertua. Tak ada yang menduga perjalanan tersebut akan berakhir tragis.

"Terakhir kontak itu pada Kamis kemarin pukul 09.25, mereka sempat pamit dan bilang sedang perjalanan ke Batu," tambah kerabat korban, Irfani.

Sementara itu, Kades Kloposepuluh, Sumardi menambahkan, setelah mendapat informasi adanya warga Kloposepuluh yang ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Cangar, Pacet, Mojokerto, pihaknya memerintahkan perwakilan warga untuk mengecek ke rumah sakit.

"Setelah menerima informasi, saya perintahkan warga untuk melacak ke sana untuk mencari tahu kebenarannya," paparnya.

Ia menceritakan, berdasarkan informasi yang ia dapat, satu keluarga asal Kloposepuluh, Sukodono, tersebut hendak bersilaturahmi lebaran ke rumah keluarganya di Kota Batu.

"Korban dimakamkan sendiri-sendiri, kalau dimakamkan satu liang tidak muat. Sudah disediakan tempatnya oleh warga," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga warga Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo, menjadi korban usai mobil yang ditumpangi tertimbun tanah longsor di Pacet, Mojokerto. (dik/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#Identitas #cangar #Kloposepuluh #Korban #tpu #Sukodono #longsor #dimakamkan #Mojokerto #keluarga #pacet #suruh