SIDOARJO - Kepergian Coach Bejo Sugiantoro tidak hanya meninggalkan duka bagi dunia sepak bola Indonesia, tetapi juga bagi keluarga yang sangat mencintainya. Sebagai sosok yang dikenal dekat dengan keluarga dan selalu menjaga kebersamaan, Bejo adalah figur yang dirindukan oleh orang-orang terdekatnya.
Semasa hidupnya, pelatih Deltras ini tidak hanya dikenal sebagai pemain belakang tangguh yang membawa Persebaya menorehkan banyak prestasi, tetapi juga sebagai kepala keluarga yang penuh kasih sayang. Ia selalu memastikan keluarganya mendapatkan perhatian dan dukungan yang cukup, di tengah kesibukannya di dunia sepak bola.
"Coach Bejo adalah sosok yang sangat perhatian dengan keluarga. Dia selalu menyempatkan waktu untuk anak-anak dan istri, meski jadwalnya padat. Kami semua merasa kehilangan," ujar kakak iparnya, Anton.
Disiplin dan komitmen tinggi terhadap dunia sepak bola juga diakui oleh keluarga. Anton menyebutkan bahwa Bejo selalu menjaga kesehatan dan menjadi panutan bagi anak-anaknya.
"Almarhum itu sangat disiplin, baik terhadap dirinya sendiri maupun terhadap anak-anaknya. Dia ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab," tambahnya.
Kepergiannya yang mendadak saat hendak mengikuti fun football di Lapangan Sier, Sidoarjo, mengejutkan banyak pihak. Namun, warisan yang ditinggalkannya sebagai sosok keluarga yang penuh perhatian tetap akan dikenang oleh orang-orang terdekatnya.
Jenazah Coach Bejo akan dimakamkan di samping makam orang tuanya di Pemakaman Geluran, Sidoarjo. Sosoknya akan selalu hidup dalam kenangan keluarga, sahabat, dan para pecinta sepak bola. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista