SIDOARJO - Buaya muara yang masuk ke tambak kepiting milik warga di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, semakin agresif dan buas. Pemilik tambak kebingungan, mau minta tolong ke siapa lagi untuk mengevakuasi buaya ini.
Terhitung kurang lebih sudah dua pekan, Agus Winarno, anak pemilik tambak di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, ini harus berurusan dengan buaya tersebut. Kondisi tersebut membuat Agus semakin cemas, pasalnya budidaya kepiting dan ikan bandeng serta nila yang ada di tambak miliknya sudah dipastikan gagal panen.
"Kalau bisa Damkar atau pihak berwenang lainnya, agar dapat segera ke tambak membantu proses penangkapan buaya ini, biar tidak berlarut-larut. Saya harus minta tolong ke siapa lagi?," keluh Agus, Jumat (7/2).
Agus mengatakan, predator berdarah dingin ini nampaknya semakin agresif dan buas. Hal itu dikarenakan, dalam upaya penangkapan beberapa hari ke belakang, buaya tersebut merasa terancam dan kesakitan.
"Sekarang semakin agresif, sebelumnya kalau didekati dari atas tanggul itu tidak kabur. Sekarang kalau melihat gerakan sedikit sudah kabur, sama mulutnya terbuka gitu," ujarnya.
Akibat reptil tersebut tak kunjung dievakuasi, ia mengeluhkan kepiting dan ikan di tambak miliknya banyak yang mati. Belum lagi, ada yang sudah dimakan buaya. Karena itu, ia memastikan hasil tambak miliknya kali ini akan gagal panen.
"Sepertinya ini sudah gagal panen, kepiting saya sudah banyak yang mati, itu ada di bawah pohon pisang. Belum lagi beberapa hari ini harga kepiting sudah turun," ungkapnya.
"Saya sebenarnya itu pengen segera ditangkap, tim bilangnya sudah tidak bisa menangkap lagi. Kalau sudah ketangkap saya sendiri, saya disuruh telepon," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Satuan Kerja (Satker) Surabaya BPSPL Denpasar, Suwardi mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu proses penangkapan buaya tersebut.
"Call center 112 BPBD Sidoarjo sudah kami koordinasikan dan mereka juga berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim, hanya saja belum bisa membantu," tandasnya.
Buaya muara berukuran sedang ini masuk ke tambak di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Pemilik merugi akibat masuknya buaya tersebut, karena panen kepiting dan bandeng terancam gagal. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto