SIDOARJO - SMA Antartika Sidoarjo mengukir prestasi membanggakan dikancah Internasional, Kamis (19/12). Dimana tim Bimbingan Karya Tulis Ilmiah (BKT) berhasil meraih medali emas dalam ajang Indonesian International Applied Science Project Olympiade kategori Functional Food.
Dari kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Youth Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Departemen Aktuaria ITS itu, mereka bertemu peserta dari berbagai negara.
Prestasi didapat, berkat karya inovatif yang berjudul "Ngemie: Utilizing the Antidiabetic Substances in Moringa oleifera and Aegle marmelos as Noodles to Prevent Type 1 Diabetes Mellitus." Karya yang dikembangkan oleh lima siswa itu menawarkan solusi untuk mencegah diabetes pertama yang semakin marak di kalangan remaja.
Lima siswa yang dimaksud adalah Elfreda Aulia Maheswari, Kharisy Elang Dewanata, Nirada Maheswari Mustikaningrat, Otavia Andreani, dan Muhammad Aiffu Madani Kurnianto. Mereka semua merupakan siswa dari kelas X Efektif 1 dan X 4 Berbasis Bahasa.
"Mereka memproduksi mie dari ekstrak buah maja dan daun kelor, yang diketahui memiliki khasiat antidiabetes yang kuat dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," ucap Pembimbing tim, Dedy Aristyanto kepada Radar Sidoarjo, Minggu (22/12).
Pembimbing BKT yang juga guru Bahasa Jepang itu menjelaskan, inovasi tersebut diciptakan untuk mengembangkan potensi sumber daya lokal. Pihaknya juga berusaha membuat produk yang berkualitas dab dapat diterima oleh masyarakat luas.
"Pesertanya dari berbagai negara, sepertu India, Vietnam, Malaysia dan Uzbekistan," jelasnya.
"Semuanya presentasi dan memaparkan materi, itu juga harus dilakukan dalam bahasa Inggris, itu bebar-benar menantang kemampuan kami," imbuhnya.
Menurutnya, anak-anak bimbingannya berhasil tampil menonjol dan mampu menyaingi tim dari negara lain. Apalagi, karya yang dihasilkan tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," ujarnya.
"Kami berharap, keberhasilan ini dapat memotivasi lebih banyak siswa untuk menggali potensi dan meraih prestasi di bidang sains dan teknologi," pungkasnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista