SIDOARJO - Di tengah tantangan yang dihadapi industri otomotif, Iwan Setiawan menemukan jalan penuh kreativitas. Berawal dari kepepet, ketika banyak karyawan dan pekerjaan semakin menipis, ia memutuskan untuk terjun ke dunia modifikasi mobil klasik.
Usaha Iwan Setiawan di bidang modifikasi mobil klasik dimulai sejak 2018. Namun tak disangka, saat pandemi, usahanya mencuat dan banyak diminati oleh masyarakat.
Dia melihat adanya animo yang luar biasa terhadap produk yang ditawarkan. Akibatnya, jumlah karyawan yang bekerja bersamanya pun meningkat hingga mencapai 300 orang.
Iwan mengungkapkan, model jeep dan mobil defender klasik militer menjadi favorit para pelanggan. Untuk proses pembuatan mobilnya sendiri dilakukan secara handmade, menjadikan setiap unit mempunyai kualitas yang tinggi.
"Biasanya produk dapat dijual dalam waktu berbulan-bulan, ada kalanya ia berhasil menjual dalam 24 jam saat menggelar event khusus," ucapnya.
"Untuk harga bervariasi antara 85 hingga 300 juta, tergantung pada permintaan pelanggan," imbuhnya.
Tidak hanya di Indonesia, produk yang ia buat juga menarik minat pelanggan dari luar negeri. Seperti Vietnam, Korea Selatan dan Afrika. Namun, karena tidak bisa mengekspor barang bekas, dirinya belum bisa memfasilitasi.
"Setiap mobil yang dimodifikasi adalah sebuah karya seni yang harus dikerjakan dengan sepenuh hati," ujarnya.
Salah satu pelanggan setia, Hoksun mengakui produk yang dibuat oleh Iwan. Menurutnya, semua pengerjaan sesuai dengan keinginan dan dilakukan dengan cepat serta harga yang terjangkau.
"Iwan juga tak hanya berhenti pada modifikasi mobil klasik, tetapi mulai bereksperimen dengan mobil listrik," tutupnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista