Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Agustusan di Perum Mutiara Citra Asri, Desa Boro, Tanggulangin, Sidoarjo, Tampilkan Drama Kolosal Rorojonggrang dan Bandung Bondowoso

Lilik Widyantoro • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 05:36 WIB
MERIAH : Peringatan hari Kemerdekaan RI ke-79 di Perum Mutiara Citra Asri RW 5 Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin.
MERIAH : Peringatan hari Kemerdekaan RI ke-79 di Perum Mutiara Citra Asri RW 5 Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin.

SIDOARJO - Peringatan hari Kemerdekaan RI ke-79 di Perum Mutiara Citra Asri RW 5 Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin , Sidoarjo lain dari biasanya.

Jika selama ini kegiatan yang akrab disebut malam tirakatan tersebut hanya diisi doa dan renungan, tidak dengan warga yang beberapa hari lalu sempat digemparkan dengan fenomena aneh yakni sumur panas yang suhunya sampai 60 derajat C.

Yang menarik, selain acara rutin tirakatan, juga diisi drama kolosal dengan tema Rorojonggrang dan Bandung Bondowoso.

Sebuah cerita yang mengisahkan perang dua kerajaan. Yakni kerajaan Pengging melawan kerajaan Prambanan.

Singkat cerita, kerajaan Prambanan kalah dan rajanya meninggal. Sementara permaisurinya yakni Rorojonggrang dilamar putra raja Pengging yakni Bandung Bondowoso.

Rorojonggrang bersedia dilamar Bandung Bondowoso namun dengan syarat harus dibuatkan 1.000 candi dalam waktu semalam.

Hebatnya, bukan hanya ide dan cerita drama kolosalnya yang menarik, namun dari segi kostum dan pemainnya sangat luar biasa. Kostumnya bikin decak kagum penonton dan elegan. Ditambah lagi kualitas sound system yang bagus.

Penulis sekaligus sutradara Amor Patrioko
Penulis sekaligus sutradara Amor Patrioko

Penulis sekaligus sutradara Amor Patrioko mengatakan, sangat bangga bisa mempersembahkan drama kolosal yang luar biasa ini, apalagi pemainnya seluruh warga dari perum Mutiara Citra Asri RW 5 , Desa Boro, Kecamata Tanggulangin, Sidoarjo.

"Persiapannya sekitar sebulan, termasuk untuk pengisian suara," kata Amor yang memang pelaku seni ini.

Menurut Amor, kegiatan ini juga didukung Budi Setyono selaku penata musik.

"Tanpa ada kerja sama yang baik dengan seluruh warga terutama pak Budi selaku penata musik, mungkin acaranya tidak semeriah ini," katanya.

Diawal acara juga disuguhi permainan musik klasik tahun 70-an yakni " Amor and The Friends".

Acara Agustusan akan dilanjutkan lagi yakni jalan sehat pada Minggu, 18 Agustus 2024. (lik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#kerajaan #hut ri #kecamatan #kemerdekaan #Kolosal #Tanggulangin