SIDOARJO - Dosen Poltekkes Kemenkes Surabaya menggelar pengabdian masyarakat di Desa Durungbedug, Kecamatan Candi. Mereka fokus pada penanganan gizi dan stunting pada anak.
Ketua pengabdian masyarakat, Kusmini Suprihatin mengatakan, pihaknya berusaha membantu masyarakat Sidoarjo dalam mengatasi masalah stunting. Apalagi sejak 2023 Pemkab Sidoarjo benar-benar fokus pada penurunan angka stunting.
"Pada 2023 penanganan stunting sudah digelorakan oleh Pak Bupati Sidoarjo, bagaimana stunting bisa turun," ucapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (26/7).
Dia menjelaskan, Durungbedug menjadi salah satu desa yang menjadi lokasi stunting di Sidoarjo. Oleh karenanya ia memilih desa tersebut sebagai tempat awal bagi turunnya angka stunting di Kota Delta.
Meski begitu, kataKusmini, angka stunting Desa Durungbedug mulai turun. Kendati demikian masyarakat dilarang lengah.
"Berdasarkan hasil penelitian, kami sosalisasikan ke masyarakat supaya mereka tidak jatuh ke lubang stunting, jadi kami ajarkan ke semua kader kesehatan, 28 orang dari enam pos yang ada di Desa Durungbedug ini tentang menangani bayi," jelasnya.
"Kemudian kami juga ajarkan pola asuh dan menyusui, kami juga mengajarkan bilamana terjadi telat ASI, jadi Ibu-Ibu harus tahu bagaimana mengatasi jika produksi sedang macet," imbuhnya.
Baginya, kader kesehatan merupakan tonggak dari kesehatan masyarakat. Oleh karenanya mereka harus paham betul dalam menangani hal tersebut.
Bagi Kusmini hal tersebut sangat penting diketahui para kader kesehatan. Apalagi ia sudah berkeliling ke beberapa desa di Sidoarjo dalam rangka pengabdian.
"Pernah ke Desa Wonokasian, Kepadangan, Sudimoro dan lain sebagainya, kalau di Desa Durungbedug ini pertama kali dan sudah melakukan tiga kali pertemuan dengan masyarakat," terangnya.
Tidak hanya memberi materi sosialisasi, Kusmini dan rekan-rekannya juga selalu memantau masyarakat melalui laporan harian dari kader kesehatan, bidan penanggung jawab dan perawat.
"Harapannya semua kader kesehatan Desa Durungbedug bisa memahami apa materi yang diberikan, karena kami akan ke desa-desa yang lain untuk membantu mengatasi masalah stunting," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista